Breaking News:

Berita Pamekasan

PT Pertamina Akan Beri 4 Pertashop ke Pemkab Pamekasan, Bupati Ingin Diletakkan di Pondok Pesantren

PT. Pertamina (Persero) akan memberikan empat Pertashop ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Jajaran Pemerintah Desa Pademawu Timur bersama perwakilan PT Pertamina saat melakukan sesi foto bersama di depan Pertashop yang sudah diresmikan pada Kamis (2/7/2020) lalu. 
Reporter: Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - PT. Pertamina (Persero) akan memberikan empat Pertashop ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura.
Empat Pertashop itu direncanakan akan diletakkan di sejumlah pesantren yang ada di wilayah Pamekasan.
Kata dia, sesuai rencana dan keinginan Bupati Pamekasan, 4 Pertashop itu akan diletakkan di sejumlah pesantren yang ada di wilayah setempat.
"Sesuai permintaan Bupati yang bilang ke kami bahwa beliau ingin ada 4 titik Pertashop di Pamekasan. Kami nyatakan siap mengabulkan," kata Addieb Arselan saat memberikan sambutan di acara simbolis penanaman bibit pohon Ketapang Kencana bersama Pemkab Pamekasan di lingkungan Pondok Pesantren As-Syahidul Kabir, Sumber Batu, Desa Blumbungan, Senin (22/2/2021).
Menurut Addieb, keinginan Bupati Pamekasan yang memprioritaskan pondok pesantren untuk dijadikan mitra kerja PT. Pertamina akan pihaknya wujudkan.
Tujuan kemitraan ini, ingin membangun kolaborasi yang baik untuk mengedukasi masyarakat Madura khususnya Pamekasan agar menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ramah lingkungan.
Addieb juga menjelaskan, sesuai dengan semangat corporate sosial reponsibility Pertamina, pihaknya berkewajiban untuk ikut serta dalam mensukseskan program penghijauan, atau pun program lain yang ada di daerah dengan kepentingan berguna untuk masyarakat umum.
Kata dia, keinginan itu sejalan dengan program langit biru yang sedang digalakkan oleh Pertamina.
Menurut Addieb, saat ini, Pertamina saat memiliki 2 program, yaitu Langit Biru dan Pertashop.
Tujuan dua program itu digagas, untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan udara yang bersih.
"Melalui dua program itu, kami ingin mengedukasi masyarakat pengguna BBM agar menggunakan yang ramah lingkungan," jelas Addieb.
Menurut Addieb, bila masyarakat Madura menggunakan BBM yang ramah lingkungan, jauh lebih bermanfaat untuk keasrian dan kesehatan udara.
Kata dia, polusi udara di Jakarta yang mencapai sekitar 75 persen, dihasilkan dari penggunaan BBM yang tidak ramah lingkungan.
Ia berharap di Pulau Madura khususnya di Pamekasan, kondisi polusi udaranya tidak seperti di Jakarta.
"Adanya program langit biru ini, kami ingin edukasi ke masyarakat untuk menggunakan BBM yang ramah lingkungan," inginnya.
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved