Breaking News:

Berita Sampang

Internet Desa di Sampang Tak Kunjung Rampung, Ada 179 Desa Menganggarkan Pemasangan Tower Desa

Sekitar dua tahun berjalan, program internet desa di Kabupaten Sampang, Madura belum juga rampung, Kamis (4/3/2021).

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kasi Aparatur Pemdes, Irham Nurdayanto saat ditemui di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (7/1/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sekitar dua tahun berjalan, program internet desa di Kabupaten Sampang, Madura belum juga rampung, Kamis (4/3/2021).

Terbukti, program yang dianggarkan sejak 2019 menggunakan Dana Desa (DD) tersebut masih ada desa yang belum terpasang secara tuntas.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Chalilurrahman melalui Kabid Pembinaan Pemerintahan dan Desa (Bina Pemdes), Irham Nurdayanto mengatakan, dari 180 Desa di Sampang ada 179 Desa yang menganggarkan pemasangan Tower Desa.

Baca juga: Tarif Kencan PSK asal Bondowoso di Warkop Depan SMAN 3 Pamekasan Rp 250 Ribu, Sudah 5 Kali Dibooking

Baca juga: BREAKING NEWS - Viral Video Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Bangkalan, Ada Luka di Bagian Perut

Baca juga: Wakapolres Pamekasan Bina Anggota Provos, Minta Awasi Penggunaan Senpi Jangan Sampai Disalahgunakan

Baca juga: Segera Login di www.prakerja.go.id untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 13 yang Dibuka Hari Ini

Sementara satu Desa tidak menganggarkan yakni, Desa Rabasan, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang.

“Untuk alasannya kurang tahu pasti yang jelas saat itu Desa tidak menganggarkan,” ujarnya.

Kendati demikian, kata Irham dari 179 desa yang menganggarkan untuk pemasangan internet desa, baru ada 175 Desa yang sudah terpasang.

Bahkan, dari 175 desa tersebut menurutnya masih ada empat Desa yang belum terpasang secara tuntas.

Di antaranya Desa Ragung Kecamatan Ketapang, Desa Ketapang Timur Kecamatan Ketapang, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang dan Desa Astapah, Kecamatan Omben.

“Dari empat desa itu mayoritas belum terpasang repiter, selain tower induk di desa itu juga ada tiga repiter (tower kecil),” terangnya.

Irham menambahkan, sedangkan untuk lima desa yang belum terpasang secepatnya akan dilakukan sebab, semua alat sudah berada di Desa.

Kemudian pihaknya menegaskan terhadap pelaksana yakni, PT. Atos agar setiap pekan sekali untuk mengirim progres pengerjaannya.

"Yang jelas setiap minggu PT. Atos kami mintai laporan progres secara tertulis dan bermeterai,” pungkasnya.

Baca juga: 2021 Jadi Tahun Apes Buat Shio Kambing dan Shio Kuda, Peruntungan Bisnis dan Karir Kurang Mujur

Baca juga: Amalan Doa dan Dzikir yang Bisa Dilakukan Mulai Maghrib hingga Tengah Malam, Lengkap dengan Artinya

Baca juga: Pemerintah Rencanakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi, Keponakan Mahfud MD Beri Solusi

Baca juga: Disporabudpar Sampang Minta Pengelola Pantai Lon Malang Perbaiki Kerusakan Fasilitas Secara Mandiri

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved