Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Pemerintah Rencanakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi, Keponakan Mahfud MD Beri Solusi

Respons Koordinator Sahabat Mahfud MD Wilayah Jawa Timur, Firman Syah Ali soal rencana pemerintah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Koordinator Sahabat Mahfud MD Wilayah Jawa Timur, Firman Syah Ali (kanan) saat berdiskusi dengan salah satu pegawai pemerintah (kiri), Kamis (4/3/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Koordinator Sahabat Mahfud MD Wilayah Jawa Timur, Firman Syah Ali merespons rencana pemerintah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran tatap muka itu direncakan akan dimulai beberapa bulan ke depan.

Menurut Firman Syah Ali, sebaiknya anak-anak jangan diberlakukan sekolah tatap muka dulu.

Kata dia, anak-anak akan sulit dikendalikan, dan tidak sama dengan sifat orang tua.

Baca juga: Niatnya Mau Menolong Warga Desa Kandangan, Polisi di Kabupaten Kediri Malah Dibacok Orang Gila

Baca juga: 10 Arti Mimpi Tentang Hantu: Hati-hati! Bisa Jadi akan Kehilangan Anggota Keluarga yang Anda Sayangi

Baca juga: Advokat DPC Peradi RBA Malang Noor Fajari Roziq Janji Akan Beri Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat

Baca juga: Nasib Apes Kurang Beruntung Menanti Shio Kambing di Tahun Kerbau Logam, Liu Chong Jadi Penyebab

Saran dia, jangan bandingkan pelaksana pembelajaran tatap muka dengan pelaksanaan Pemilu yang aman dari infeksi Covid-19.

"Mall-mall yang semakin ramai namun tetap aman dari Covid-19. Bandara yang kembali ramai namun tetap aman dari Covid-19, itu semua kegiatan orang tua, yang mudah diarahkan dan dikendalikan untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Firman Syah Ali kepada TribunMadura.com, Kamis (4/3/2021).

Menurut keponakan Mahfud MD ini, sifat anak-anak tidak bisa disamakan dengan orang tua.

Kata dia, sulit sekali mengendalikan dan mengarahkan anak-anak untuk patuh protokol kesehatan.

"Sebaiknya tunda dulu pelaksanaan sekolah tatap muka sampai Covid-19 benar-benar berakhir," sarannya.

Pria yang akrab disapa Cak Firman ini berharap pemerintah tidak gegabah mengambil kebijakan agar anak-anak lekas kembali ke bangku sekolah.

Menurut dia, sekolah daring sangat banyak sisi positifnya.

Baca juga: Polres Pamekasan Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani, Jaga Kesehatan Anggota Agar Maksimal saat Bertugas

Baca juga: Disporabudpar Sampang Minta Pengelola Pantai Lon Malang Perbaiki Kerusakan Fasilitas Secara Mandiri

Baca juga: Komad Demo Kantor Bea Cukai Madura, Bongkar Mafia Cukai yang Diduga Kongkalikong dengan Bea Cukai

Baca juga: Inilah Kumpulan Doa Agar Anak Pintar, Sholeh dan Sholehah, Bacalah Setelah Menjalankan Salat Wajib

Di antaranya, anak-anak jadi melek teknologi informasi dan komunikasi sejak dini.

"Jangan pandang sisi negatifnya saja pembelajaran daring ini. Coba dikaji lagi," pesannya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved