Vaksin Covid

Perempuan Lebih Merasakan Efek Samping Vaksin Covid-19 Dibanding Laki-Laki, ini Penjelasannya

Penerima vaksin Covid-19 akan merasakan beberapa efek yang dirasakan oleh tubuh. Tapi, respon efek samping untuk laki-laki dan Perempuan berbeda .

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
Tenaga medis melakukan pengambilan vaksin Covid-19 Sinovac, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Program vaksinasi Covid-19 sudah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk menekan angka penularan Covid-19.

Diketahui, vaksin Covid-19 juga memilki efek samping bagi penerima vaksin Covid-19.

Penerima vaksin Covid-19 akan merasakan beberapa efek yang dirasakan oleh tubuh.

Tapi, respon efek samping untuk laki-laki dan Perempuan berbeda .

Namun, respons laki-laki dan Perempuan penerima vaksin ternyata berbeda-beda.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan bulan lalu, para peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan Prevention menganalisa data keamanan dari 13,7 juta dosis vaksin Covid-19 pertama yang diberikan kepada masyarakat Amerika.

Di antara efek samping yang dilaporkan, 79,1 persen berasal dari Perempuan.

Meskipun dari total vaksin, hanya 61,2 persen vaksin yang diberikan kepada Perempuan.

Hampir semua reaksi anafilaksis langka terhadap vaksin Covid-19 juga terjadi pada Perempuan.

Peneliti CDC melaporkan, ada 19 orang Perempuan penerima vaksin Moderna yang mengalami reaksi Perempuan, dan 44 dari 47 Perempuan penerima vaksin Pfizer mengalami reaksi anafilaksis.

Ahli mikrobiologi dan imunologi dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Sabra Klein, mengaku tidak terkejut tentang hasil ini.

Menurutnya, perbedaan efek samping berkaitan dengan jenis kelamin benar-benar konsisten dengan laporan terdahulu dari vaksin-vaksin lain.

Dalam sebuah studi tahun 2013, misalnya, para ilmuwan bersama dengan CDC dan lembaga lainnya menemukan bahwa laporan reaksi alergi usai penerimaan vaksin flu pandemi 2009 empat kali lebih banyak dialami oleh Perempuan dibandingkan laki-laki

Adapun rentang usia penerima vaksin saat itu adalah antara 20 dan 59 tahun.

Padahal, jumlah laki-laki penerima vaksin di waktu tersebut lebih banyak daripada Perempuan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved