Breaking News:

Berita Pamekasan

Jalan Raya Dusun Guwa 1 Waru Pamekasan Amblas 14 Meter, Rumah Penduduk Masuk Zona Rawan

Jalan Dusun Guwa 1 Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan amblas setelah hujan deras mengguyur.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kondisi Jalan raya Dusun Guwa 1, Desa Tampojung Guwa, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang amblas, Minggu (14/3/2021) 

Reporter : Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jalan Dusun Guwa 1, Desa Tampojung Guwa, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, amblas, Minggu (14/3/2021).

Supervisor Pusdal Ops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, jalan provinsi ini amblas diakibatkan karena lamanya hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.

Baca juga: Sampang Ajukan 360 Formasi CPNS 2021, Jumlah Rekrutmen Tunggu Hasil Verifikasi Pemerintah Pusat

Baca juga: Dianggap Tak Transparan soal Anggaran PPL II 2021, Begini Respons Kampus STKIP PGRI Sumenep

Guyuran hujan itu membuat jalan Dusun Guwa 1 tergerus air dan terdapat badan jalan yang amblas serta retak.

"Yang amblas 14 meter Jalan yang sudah retak 23 meter dan di bawah jalan ada rumah penduduk," kata Budi Cahyono kepada TribunMadura.com, Senin (15/3/2021).

Menurut dia, amblasnya jalan raya tersebut sangat membahayakan pengguna jalan yang hendak melintas di wilayah tersebut.

Sebab, kondisi jalan retak sangat parah.

Selain itu, kondisi jalan raya yang amblas ini sangat membahayakan rumah penduduk yang ada di bawahnya apabila tidak cepat ditangani.

"BPBD Pamekasan sudah melakukan cek lokasi dan posisi jalan raya masih memungkin untuk amblas lagi," ungkap Budi Cahyono.

Baca juga: Dampak Harga Cabai Mahal, Produsen Sambal Pecel di Kota Blitar Batasi Produksi Agar Tak Merugi

Baca juga: Kampus STKIP PGRI Sumenep Disegel Mahasiswa, Dituding Tak Transparan soal Pengelolaan Anggaran PPL

Baca juga: 20 Tahun Cerai, Mantan Istri Datang Minta Pembagian Harta Gono Gini, Suami Bongkar Paksa Rumah

Budi meminta kepada masyarakat setempat untuk sementar waktu tidak melewati jalan tersebut.

Karena dikhawatirkan jalan raya akan kembali amblas lebih parah.

Sebab, berdasarkan analisanya, tiga hari ke depan, hujan deras dengan instensitas tinggi akan mengguyur wilayah Pantura.

"Kami sudah memberikan pembatas jalan di bagian sisi jalan yang amblas. Kalau sepeda motor masih bisa lewat, kalau mobil sepertinya tidak," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved