Breaking News:

Tragedi Berdarah Usai Pesta Miras, Harga Diri Mau Dibeli Pria ini Hujamkan Pisau ke Sopir Angkot

Pelaku yang mabuk bersama korban sakit hati saat korban berkata akan membeli harga dirinya. Pelaku lalu kembali dengan membawa pisau.

Depositphotos
Ilustrasi mayat - Korban tewas usai pesta miras, bermula sakit hati pelaku bunuh temannya sendiri 

Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM - Pesta miras berujung tragedi berdarah terjadi di antara sesama sopir angkot.

Sopir angkot tewas dibunuh oleh temannya sendiri lantaran sakit hati.

Sebab saat pesta miras berlangsung, dua orang tersebut sempat selisih paham.

Hingga akhirnya pelaku sakit hati lalu kembali dengan membawa pisau.

Pelaku yang mabuk bersama korban sakit hati saat korban berkata akan membeli harga dirinya.

Baca juga: Ramalan Shio Lengkap Hari Ini Rabu 24 Maret 2021, Cek Bagaimana Nasib Peruntunganmu

Baca juga: AC Milan Bernapas Lega, Ibrahimovic Akui Nyaman, Perpanjangan Kontrak Bikin Anak Merespon

Baca juga: Kode Redeem FF atau Free Fire Terbaru 24 Maret 2021, Tukar Kode Redeem FF di reward.ff.garena.com/id

Kasus pembunuhan yang dilakukan Rahmat Abadi Berutu alias Buyung Tato (47) terhadap rekan sesama supir angkutan kota (angkot) yakni Gading Wijaya Manurung (52) didasari sakit hati.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Garuda Raya, Perumnas Mandala Kecamatan Percutseituan pada Minggu (21/3/2021) dinihari.

Buyung Tato yang dihadirkan dalam pengungkapan kasus pembunuhan, mengatakan bahwa dirinya saat itu dalam keadaan mabuk.

"Saya saat itu mabuk. Korban juga. Saat kejadian kami di satu lokasi yang sama," ujarnya, Senin (22/3/2021).

Halaman
123
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved