Breaking News:

Berita Madura

Pengakuan Pria Sumenep Bunuh Siswa SD di Pamekasan, Awalnya Ingin Potong Lengan Tangan Ayah Korban

Rencana pembunuhan yang akan dilakukan UA terhadap Karimullah (58), warga Dusun Ombul, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura terungkap.

TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
UA (pelaku pembunuhan anak di bawah umur: tengah) asal Sumenep saat memperagakan adegan ketika hendak membunuh korban, Senin (5/4/2021) 

Mirisnya, korban dibunuh oleh pelaku saat sedang tertidur pulas di dalam kamarnya.

"Korban ini warga Dusun Ombul, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Korban dibunuh di rumahnya sekitar pukul 23.45 WIB, Minggu 7 Maret 2020, kemarin," kata AKP Adhi Putranto Utomo kepada TribunMadura.com, pada Senin (8/3/2021).

Menurut dia, terjadinya pembunuhan anak di bawah umur ini, dipicu karena pelaku sakit hati kepada Ayah korban.

Awalnya, masalah sakit hati tersebut membara di hati pelaku, bermula dari konflik percekcokan antara dua keluarga, yaitu antara keluarga pelaku dan keluarga korban.

Kata dia, sehari sebelum terjadinya pembunuhan, pelaku sempat datang ke rumah korban untuk mencari Ayah korban.

Namun, di hari itu, Ayah korban sedang tidak ada di rumahnya.

Sehingga, pelaku memutuskan untuk kembali pulang ke rumahnya.

Keesokan harinya, pelaku kembali datang ke rumah korban waktu malam hari, dengan maksud dan tujuan yang sama, yaitu ingin bertemu dengan Ayah korban.

Namun, malam itu, pelaku datang ke rumah korban sembari membawa sebilah samurai.

Setiba di rumah korban, lagi-lagi pelaku tidak bertemu dengan Ayah korban.

Halaman
1234
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved