Breaking News:

Berita Sampang

Jadi Tontonan Warga Saat Ngabuburit, Aksi Balap Liar Bakal Muncul, Polisi Sampang Siap Tindak Tegas

Aksi balap liar semakin marak saat memasuki bulan Ramadan, tak terkecuali di Kabupaten Sampang. Polres Sampang siap tindak tegas.

Satlantas Polres Sampang
Aksi balap liar semakin marak saat memasuki bulan Ramadan, tak terkecuali di Kabupaten Sampang tepatnya di Jalan Raya dalam Kota Sampang, Pangarengan, Taddan, Beruh, dan Jalan Raya Desa Panggung. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Aksi balap liar semakin marak saat memasuki bulan Ramadan, tak terkecuali di Kabupaten Sampang tepatnya di Jalan Raya dalam Kota Sampang, Pangarengan, Taddan, Beruh, dan Jalan Raya Desa Panggung.

Baik warga yang menonton ataupun yang terlibat balapan tidak mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan physical distancing dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sampang  lebih bekerja ektra dalam melakukan tindakan terhadap pelaku balap liar di bulan Ramadan.

Mengapa tidak, dalam momentum bulan puasa, ajang balap liar atau trek-trekan menjadi sebuah rutinitas para muda-mudi saat ngabuburit.

Kanit Lantas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo mengakui keadaan tersebut, namun dirinya tidak sepakat jika balap liar menjadi sebuah tradisi di bulan puasa untuk ngabuburit.

Baca juga: Sebanyak 4.696 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Semeru Polrestabes Surabaya Dimusnahkan

Baca juga: Puasa Ramadan 2021, Jam Kerja ASN di Kabupaten Sampang Dipangkas Tapi Diminta Tetap Produktif

Baca juga: Akui Sudah Minta Maaf ke Siti Badriah, Boy William Minta Fans Berhenti Perkeruh Suasana: Kita Clear

Baca juga: Inilah 7 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadan, Haid atau Nifas Paling Sering Terjadi dan Tak Disengaja

Sebab, trek-trekan sangat membahayakan pengendara lain ataupun dirinya sendiri.

"Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021 yang dimulai sejak kemarin hingga 12 hari lamanya, kami akan lebih ektra melakukan penyisiran terhadap lokasi rawan trek-trekan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (13/4/2021).

Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap lokasi jalan raya yang sering dijadikan ajang trek-trekan.

"Kami akan tindak tegas terhadap para pelaku trek-trekan yang nantinya berhasil kami amankan saat operasi digelar, tujuannya sebagai efek jera," tegasnya.

Akan tetapi, sebelum bergegas melakukan tindakan tegas tersebut, terlebih dahulu pihaknya akan berupaya melakukan pengurangan terhadap kegiatan berbahaya itu.

Ipda Eko Puji Waluyo menyampaikan, dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021 ini terbentuk Satgas penanganan balap liar yang tergabung empat istansi diantaranya, TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP.

"Untuk tugasnya lebih ke pencegahan, karena Satgas natinya akan melakukan pratroli ke wilayah rawan balap liar," pungkasnya.

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Subuh dan Doa Qunut Nazilah Lengkap Arab, Latin, Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

Baca juga: Diduga Gas Elpiji Bocor, Warung Soto di Desa Kembangan Gresik Dilahap Si Jago Merah Menjelang Sahur

Baca juga: Bansos Tunai BST Rp 300 Ribu Akan Segera Berakhir April 2021, Segera Cairkan Sebelum Terlambat

Baca juga: 5 Amalan Ini Dianjurkan Dilakukan di Rumah Selama Bulan Ramadan 2021/ 1442 H, Termasuk Bersedekah

FOLLOW US:

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved