Berita Pamekasan

Warung Kopi Remang-remang di Pamekasan Digerebek Satpol PP, Tarif Kencan PSK Berkerudung Rp 70 Ribu

Satpol PP Pamekasan Amankan Seorang PSK Berkerudung, Sekali Main Bareng Pria Hidung Belang Ngaku Patok Harga 70 Ribu

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
PSK (S) kiri, saat diinterogasi oleh oleh Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Hasanurrahman di kantor Satpol PP Pamekasan, Rabu (28/4/2021) malam. 

Tak hanya itu, S juga mengaku dalam menjajakan diri menjadi PSK tidak pakai muncikari.

Alasan S rela menjadi PSK karena terhimpit kebutuhan ekonomi.

Ironisnya lagi, saat S diajak berhubungan badan oleh pria hidung belang yang membookingnya, mau diajak esek-esek di tempat mana pun.

Bahkan, S mengaku pernah diajak berhubungan badan di sawah dan di sebuah rumah warga.

Kadang pula, S pernah diajak berhubungan badan di tempat sepi.

"Caranya dia transaksi ya cuma mangkal di warung kopi remang-remang itu. Bila ada pria hidung belang yang mengajak hubungan esek-esek, lalu di mau. Pengakuannya seperti itu," beber Ainur.

Ainur juga mengaku sudah memberikan sanksi teguran tertulis terhadap PSK tersebut.

Kata dia, S berjanji kepada petugas Satpol PP akan berhenti menjadi PSK di Pamekasan.

Namun, bila di kemudian hari S kepergok basah menjadi PSK lagi, maka Satpol PP Pamekasan akan langsung menyerahkan S ke Dinas Sosial Pamekasan agar diantar pulang ke daerah asalnya.

"PSK (S) ini telah melanggar perda nomor 14 tahun 2004 tentang pelarangan terhadap adanya pekerja seks komersial di Pamekasan," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved