Empat Aspek Penting yang Wajib Diperhatikan Pasien Isoman Agar Isolasi Mandiri Tetap Aman dan Nyaman
Pasien Covid-19 gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dengan catatan 3 hari terakhir sudah tidak ada gejala yang muncul.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Jika pasien isoman adalah orang tua, tutur Arief, maka kemungkinan perlu perawatan dari orang lain.
Ia menyarankan agar yang merawat adalah orang yang betul-betul sehat.
"Karena si perawat ini sudah termasuk dalam orang-orang yang kontak berat, maka harus menjalani proses isolasi juga," tekannya.
Terakhir, sebelum isoman, pastikan pasien atau keluarga memiliki kontak dengan tenaga medis atau fasilitas kesehatan.
Tujuannya, jika sewaktu-waktu keadaan pasien memburuk, dapat melakukan konsultasi dengan pihak medis.
Di sisi lain, Arief mengatakan, isoman bukan berarti benar-benar terisolasi.
Tatap muka dengan anggota keluarga masih bisa dilakukan. Namun, jaraknya harus tetap berjauhan tidak kurang dari 2 meter.
“Penting untuk disadari bahwa jangan memaksakan isoman. Jika ada perburukan, ya sudah, harus ke rumah sakit atau usahakan ada pertolongan dari pihak medis," tegasnya