Breaking News:

Daun Sambiloto

Selain Empon-empon, Daun Sambiloto Juga Mampu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

Setelah empon-empon viral karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal virus corona, daun sambiloto juga dipercaya mampu meningkatkan imun.

Tokopedia
Sambiloto alias daun pahit memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. 

Untuk mencegah penularan Covid-19 , masyarakat perlu mengupayakan ketahanan kesehatan yang bergantung pada kesehatan tubuh perorangan.

Penting juga untuk menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat dan penggunaan obat tradisional yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Sistem daya tahan tubuh manusia terdiri dari sistem kekebalan alami (innate immune) dan sistem kekebalan adaptif (adaptive immune).

Untuk dapat mengaktifkan mekanisme pertahanan alami maupun adaptif, kita dapat memanfaatkan imunomodulator yang merupakan zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun untuk mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu.

Sambiloto, Si Raja Pahit Penangkal Penyakit

Tanaman Sambiloto banyak ditemui di Indonesia. Rasanya pahit, namun khasiatnya juga tidak kalah banyak.

Manfaat tanaman obat yang sering dijuluki ' King of Bitter ' ini adalah untuk menurunkan demam, anti-parasit dan bakteri, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, mencegah diabetes, mengatasi flu, meningkatkan fungsi hati, mencegah penyakit jantung, membantu menyembuhkan infeksi sinusitis, baik untuk pencernaan, serta mengatasi anemia.

Sekalipun rasanya sangat pahit, daun sambiloto mengandung berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, termasuk mengobati penyakit diabetes melitus. 

Diabetes melitus atau yang kerap dikenal sebagai kencing manis bisa menyerang siapa saja. 

Mengutip Kompas.com, penyakit diabetes melitus disebabkan karena glukosa tidak bisa diserap oleh sel tubuh sehingga terjadi penumpukan. Bila dibiarkan, diabetes melitus bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit komplikasi. 

Penyakit diabetes melitus dipicu oleh sejumlah faktor seperti gaya hidup tidak sehat, riwayat keluarga, menderita tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol baik rendah. 

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved