Breaking News:

Demo Tuntut Bantuan Sosial

BREAKING NEWS - Massa Aliansi BEM se-Pamekasan Geruduk Kantor DPRD, Tuntut Bansos untuk Masyarakat

Aliansi BEM se-Pamekasan, Madura meminta DPRD setempat agar turun memberikan bantuan obat-obatan kepada warga yang terdampak PPKM Level 4.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Koordinator Aliansi BEM se-Pamekasan, Syaiful Bahri saat menggeruduk Kantor DPRD Pamekasan dan menyampaikan penolakan perpanjangan PPKM Level 4, Jumat (23/7/2021) kemarin. 
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Aliansi BEM se-Pamekasan, Madura meminta DPRD setempat agar turun memberikan bantuan obat-obatan kepada warga yang terdampak PPKM Level 4.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Koordinator Aliansi BEM se-Pamekasan, Syaiful Bahri, Sabtu (24/7/2021).
Pria yang juga menjabat sebagai Presma IAIN Madura ini meminta DPRD Pamekasan agar ikut turun memberikan bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak PPKM Level 4.
Kata dia, saat ini banyak  masyarakat yang butuh obat-obatan dan vitamin.
Apalagi masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri.
"Pemimpin itu bukan hanya turun saat ingin nyalon saja, tapi saat keadaan genting seperti ini juga harus hadir ke lapangan memberikan bantuan sosial," kata Syaiful Bahri.
Selain itu, Syaiful juga mendesak kepada DPRD Pamekasan agar memberikan masukan kepada Pemkab Pamekasan agar membolehkan makan di tempat warung dan cafe.
Menurut dia, adanya kebijakan pelarangan tidak boleh makan di tempat, banyak pemilik cafe dan warung yang sepi pelanggan.
"Lampu penerang jalan itu juga harus dinyalakan, karena itu bermanfaat untuk penerang saat masyarakat berkendara, kenapa justru dimatikan apa hubungannya dengan PPKM Level 4," pintanya.

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved