Breaking News:

Berita Bangkalan

Lagi, Ditemukan Sepeda Motor Tak Bertuan di Jembatan Suramadu Ada KTP Tertinggal Warga Sampang

Para pengendara kembali dibuat gaduh dengan keberadaan sepeda motor tak bertuan di jalur roda dua Jembatan Suramadu, Kamis (9/9/2021) malam

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
Tangkapan Layar
Sebuah sepeda motor Honda Supra 125 bernopol L 2520 LO ditemukan di atas Jembatan Suramadu, Kamis (9/9/2021) malam. Kasus dugaan bunuh diri kembali mencuat setelah dua kasus serupa terjadi pada akhir Juli dan awal September 2021. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Para pengendara kembali dibuat gaduh dengan keberadaan sepeda motor tak bertuan di jalur roda dua Jembatan Suramadu, Kamis (9/9/2021) malam.

“Semoga ini yang terakhir, kami masih melakukan penyisiran di perairan sisi timur Jembatan Suramadu. Kami mendapatkan laporan keberadaan sepeda motor itu pada pukul 01.00 WIB,” ungkap Kasatpolair Polres Bangkalan, AKP Arif Djunaidi kepada Surya, Jumat (10/9/2021).  

Beredar dua video rekaman melalui kamera ponsel para pelintas. Dalam video pertama berdurasi 13 detik, terdengar suara pria menggunakan Bahasa Madura, “Pola bedeh se kenal, yak bedeh oreng a loncak e Suramadu, malam Jumat pukul 11 lebbi diddi’ (Mungkin ada yang kenal, ini ada orang loncat di Jembatan Suramadu, malam Jumat pukul 11 malam lebih)”.

Video kedua berdurasi 26 detik, tampak beberapa pelintas dan sejumlah pria berpakaian polisi, satu di antaranya berkomunikasi dengan seorang warga. Sedangkan satu pria lainnya berseragam polisi berdiri di samping motor dengan jok sudah terbuka, “Terjun bebas, laki-laki, alamat KTP Sampang”.

KTP tersebut bernama Mastoki (30), pria lajang itu beralamatkan Desa Karang Nangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER Tes Antigen Gratis untuk Peserta CPNS hingga Pria Melompat dari Suramadu

“Identitas berupa KTP ditemukan di bawah jok, saat ini motor diamankan rekan-rekan di pos pantau Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Kami masih terus melakukan penyisiran, ini yang ketiga. Semoga ini (kasus bunuh diri) yang terakhir,” pungkas Arif.

Kasus bunuh diri kedua yakni WD, jenazahnya ditemukan keesokan harinya, Selasa (7/9/2021) pukul 10.30 WIB. Sebelumnya, WD meninggalkan sepeda motor dan sepatu kasual berwarna coklat di atas Jembatan Suramadu, Senin (6/9/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sedangkan kasus bunuh diri pertama adalah Hidayat,(32), warga Wonokromo Pasar. Ia merupakan tukang antar daging dari Pasar Wonokromo ke kawasan Tambak Wedi Surabaya. Jenazahnya ditemukan pada Minggu (1/8/2021). Sepeda motor milik Hidayat ditemukan petugas kebersihan Jembatan Suramadu di sisi Madura, Jumat (31/7/2021) pagi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved