Inilah Batas Konsumsi Vitamin C Perhari, Kenali Efek Samping Mengonsumsi Vitamin C Berlebih

Jumlah harian konsumsi vitamin C untuk orang dewasa yang disarankan sebenarnya hanya 65 hingga 90 miligram (mg) per hari.

Freepik.com
Ilustrasi - Batas konsumsi vitamin C perhari 

- Muntah

- Mulas

- Kram perut

- Sakit kepala

- Insomnia

Bahaya konsumsi vitamin C berlebih

Melansir The New York Times, siapa saja yang masih berpikir bahwa konsumsi sedikit vitamin C sudah baik, maka lebih banyak akan lebih baik, dianjurkan untuk berpikir ulang.

Saran itu disampaikan oleh tim peneliti dari Inggris yang menemukan bahwa konsumsi suplemen 500 miligram sehari dapat merusak gen manusia.

Dijelaskan, banyak orang Amerika mengambil vitamin C sebanyak itu atau bahkan lebih banyak, dengan harapan dapat mencegah sakit dan menuai manfaat antioksidan yang dapat merusak jantung, menimbulkan kanker, gangguan mata seperti katarak dan degenerasi makula, dan masalah kesehatan kronis lainnya.

Tetapi, para peneliti Inggris, ahli patologi kimia di University of Leicester, menemukan dalam penelitian enam minggu terhadap 30 pria dan wanita sehat bahwa suplemen vitamin C 500 miligram harian mengandung pro-oksidan serta efek antioksidan pada DNA materi genetik.

Para peneliti menemukan bahwa pada tingkat 500 miligram, vitamin C mempromosikan kerusakan genetik oleh radikal bebas ke bagian DNA, pangkalan adenin, yang sebelumnya tidak diukur dalam studi tentang sifat oksidatif vitamin.

Temuan yang telah diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Inggris Nature itu akhirnya menguatkan peringatan yang telah dikeluarkan selama puluhan tahun oleh seorang dokter Amerika, Dr Victor Herbert.

Profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Mount Sinai School of Medicine, New York, itu telah menunjukkan, terutama melalui penelitian di laboratorium, bahwa suplemen vitamin C meningkatkan pembentukan radikal bebas dari zat besi dalam tubuh.

“Vitamin C dalam suplemen memobilisasi zat besi yang tidak berbahaya yang disimpan dalam tubuh dan mengubahnya menjadi zat besi yang berbahaya, yang menginduksi kerusakan pada jantung dan organ-organ lain,” kata Dr Herbert.

“Berbeda dengan vitamin C yang secara alami terdapat dalam makanan seperti jus jeruk. Sementara vitamin C sebagai suplemen bukanlah antioksidan,” kata Dr Herbert.

Suplemen vitamin C dalam dosis besar telah dikaitkan dengan kerusakan genetik sejauh pertengahan 1970-an.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batas Konsumsi Vitamin C dan Bahayanya jika Sampai Berlebihan"

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved