Breaking News:

Berita Sumenep

Komisi I DPRD Sumenep Panggil Inspektorat, BKPSDM, dan Dinkes, Bahas Soal ASN Bolos Berjemaah

Komisi I DPRD Sumenep memanggil perwakilan BKPSDM, Inspektorat, dan Dinkes terkait ASN bolos berjemaah.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Anggota Komisi I DPRD Sumenep, H Muta'em. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Komisi I DPRD Sumenep memanggil perwakilan BKPSDM, Inspektorat, dan Dinkes soal ASN bolos berjemaah, di ruang Komisi I DPRD Sumenep, Senin (11/10/2021).

Pemanggilan tiga OPD oleh Komisi I DPRD Sumenep itu sesuai nomor surat 005/ /435.050/2021.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, H Muta'em mengatakan, pemanggilan itu berdasarkan pemberitaan dan informasi yang diterima soal kinerja ASN di kepulauan.

"Hari ini kita memanggil tiga OPD, di antarana Inspektorat, BKPSDM, dan Dinkes soal evaluasi kinerja ASN saat ini," kata H Muta'em dari dapil 6 (Kangayan, Arjasa dan Sapeken).

Selain itu, pemanggilan ini untuk mempertanyakan soal ASN bolos berjamaah di RSUD Abuya Kangean, puskesmas, dan anak mantan pejabat yang diduga bolos kerja.

Baca juga: BERITA MADURA HARI INI - Pilkades Pamekasan 2021 Resmi Ditunda hingga Pembacokan Pria di Sampang

"Jika tidak seiring para ASN ini dengan tanggung jawab kinerjanya, maka termasuk tunjangan kerja harus dievaluasi," tegasnya.

Ditanya kenapa harus panggil Inspektorat dan BKPSDM, menurutnya, dua institusi tersebut paling memiliki kewenangan dari seluruh OPD Suemenp.

"Ini baru kali ini kita panggil, kita lihat nanti hasilnya seperti apa," katanya.

Diberitakan sebelumnya, anak mantan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep yang menjadi ASN dan berdinas di Pulau Kangean, yakni di Puskesmas Arjasa diduga membolos dan tak ada yang berani menegurnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved