Breaking News:

Berita Malang

Sempat Dikira Mainan, Pemancing di Kota Malang Temukan Jasad Bayi di Sungai Tanjung

Seorang saksi mata yang juga merupakan warga sekitar, Andika (21) mengatakan, kejadian penemuan jasad bayi itu pagi tadi

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
theasianparent.com
ilustrasi bayi 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kejadian menggegerkan terjadi di wilayah Tanjungrejo Gang 14, RT 5 RW 5, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (15/11/2021) pagi.

Pasalnya, warga menemukan sesosok jasad bayi tersangkut di Sungai Tanjung. Mayat bayi itu ditemukan lengkap dengan ari-arinya masih melekat.

Seorang saksi mata yang juga merupakan warga sekitar, Andika (21) mengatakan, kejadian penemuan jasad bayi itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saat itu, ada salah seorang warga sedang memancing di Sungai Tanjung. Saat memancing, warga tersebut melihat mayat bayi itu tersangkut bambu-bambu yang ada di sungai. Namun saat itu, mayat bayi itu dikiranya adalah mainan," ujarnya.

Seketika itu, pemancing tersebut memanggil beberapa warga dan memberitahukan kejadian tersebut.

"Setelah itu, para warga dan pemancing mendekati mayat bayi tersebut. Ternyata benar, itu adalah mayat bayi dan bukan mainan," jelasnya.

Baca juga: Tembok dan Pagar Rumah di Kota Malang Ambruk tanpa Sebab, Timpa Ibu dan Anak tak ada Korban Jiwa

Kemudian, warga langsung memanggil Polsek Sukun. Tak berselang lama, Polsek Sukun beserta tim medis datang dan langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut.

"Jam 08.00 WIB, anggota Polsek Sukun bersama tim medis datang dan langsung membawa mayat bayi itu ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA)," terangnya.

Saat ditemukan, Andika mengaku kondisi jenazah bayi itu masih seperti baru saja dilahirkan dan belum membusuk.

"Mayat bayinya kecil, sepertinya dilahirkan prematur. Sedangkan untuk jenis kelaminnya, yaitu berjenis kelamin perempuan," ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Sukun, AKP Nyoto Gelar membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya memang benar, jadi yang ditemukan itu bukanlah mayat bayi melainkan masih berbentuk orok. Untuk usia orok tersebut, diperkirakan masih berusia enam bulan. Anggota kami telah mendatangi lokasi kejadian tersebut," bebernya.

Pria yang akrab disapa Nyoto ini juga mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari siapa pelaku yang tega membuangnya.

"Kami data dan ambil keterangan dari saksi saksi yang pertama kali menemukan. Saat ini, kami masih terus melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved