Breaking News:

Berita Surabaya

Warga Pesisir Kota Surabaya Diimbau Waspada, Ada Potensi Banjir rob di Fase Pertama Bulan Purnama

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya merilis prakiraan cuaca beberapa hari ke depan, pada 17-22 Oktober ada potensi pasang air laut

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Petugas sedang memantau ketinggian permukaan air laut di kawasan pesisir Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Warga di pesisir Kota Surabaya diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat, adanya potensi banjir rob pada beberapa hari ke depan di sekitar kawasan ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya merilis prakiraan cuaca beberapa hari ke depan. Yang mana, pada 17-22 Oktober ada potensi pasang air laut maksimum di wilayah pesisir Jawa Timur.

Ini karena fase bulan purnama. Di laut, ketinggian meningkat. Bahkan, 130-140 cm dari permukaan laut.

Hal ini pun berakibat pada permukaan di sekitar kawasan pesisir. Diperkirakan, berpotensi menyebabkan banjir rob dengan ketinggian 10-30 cm di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Menindaklanjuti hal ini, Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya pun mengingatkan warga untuk waspada. Sebab, genangan dapat berpotensi mengganggu aktivitas di kawasan ini.

Khususnya, di kawasan pesisir Pelabuhan Surabaya, Kalianget, hingga Pamekasan. Diperkirakan, waktu banjir rob terjadi sekitar pukul 21.00-24.00 WIB tiap harinya.

Baca juga: Kebun Binatang Surabaya Tetap Buka saat Natal dan Tahun Baru, Pengunjung Dibatasi 75 persen

"Termasuk, mengganggu transportasi, aktivitas petani garam, perikanan, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," kata kata Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Sabtu (18/12/2021).

Pemkot pun saat ini telah menyosialisasikan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Kegiatan sosialisasi di antaranya berlangsung di Kecamatan. 

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah peralatan untuk membantu mengurangi dampak banjir rob. "Kami juga siapkan peralatan kedaruratan berupa genset dan chainsaw," katanya.

Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan secara berkala untuk melihat kenaikan permukaan air laut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved