Berita Surabaya

CFD di Jalan Darmo dan Tunjungan Kembali Dibuka Secara Normal, Digelar Pagi Hari dan Ada Stand UMKM

Usai sukses membuka bulan Ramadan, pelaksanaan CFD akan kembali digelar pagi hari pukul 06.00-09.00 WIB, Selama sebulan, akan dibuka 3 kali

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Bobby Koloway
Suasana Hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) di Jalan Tunjungan di Surabaya saat digelar selama Bulan Ramadhan lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo kembali dibuka Minggu (22/5/2022) besok. Berlangsung pagi hari, acara CFD juga akan menyediakan berbagai stan UMKM milik warga Surabaya.

Pelaksanaan CFD di dua ruas jalan ini melanjutkan pembukaan pada saat Ramadhan lalu setelah dua tahun nyaris tutup selama dua tahun akibat pandemi. Saat tiga kali dibuka selama Ramadhan, CFD digelar sore hari menjelang berbuka puasa.

Usai sukses membuka bulan Ramadan, pelaksanaan CFD akan kembali digelar pagi hari pukul 06.00-09.00 WIB. Selama sebulan, akan dibuka 3 kali, yakni pada minggu pertama hingga ketiga setiap bulannya.

Kepada Bidang Penataan dan Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Andhini Kusumawardani mengatakan, bahwa lokasi CFD lainya akan dibuka secara bergiliran setiap bulannya. Seperti, kawasan Jemursari, Kempang Jepun, dan Kertajaya.

Baca juga: Inilah Sopir Taksi Viral di Surabaya, yang Mobilnya Berisi Makanan Camilan dan Obat-obatan Lengkap

Kumpulan Berita Lainnya seputar Surabaya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Di masing-masing lokasi juga akan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Termasuk, menyiagakan petugas yang akan berjaga.

“Setiap pintu masuk di area CFD akan disiapkan aplikasi Peduli Lindungi dan masyarakat diharapkan tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan,” kata Nina sapaan lekatnya, Sabtu (21/5/2022).

Nina menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen Satgas Covid-19, dalam pelaksanaan CFD terdapat pembatasan jumlah pengunjung. Untuk CFD di kawasan Jalan Darmo dibatasi untuk 1.000 orang, sedangkan untuk CFD di kawasan Jalan Tunjungan dibatasi untuk 500 orang.

Tak hanya bisa didatangi ribuan pengunjung, CFD juga kembali memperbolehkan pelaku UMKM berjualan. Berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DKUKMP), para pelaku UMKM berbagai produk bisa ikut berjualan.

"Pengunjung atau masyarakat bisa menikmati produk UMKM di sejumlah kawasan CFD,” jelasnya.

Lokasinya UMKM akan tersebar. Untuk CFD di kawasan Jalan Darmo, masyarakat bisa mengunjungi stand UMKM di sekitar Taman Bungkul Kota Surabaya. Selanjutnya, untuk CFD di kawasan Jalan Tunjungan, stand UMKM bisa dikunjungi di Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar.

Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya, Koramil Wonokromo dan Koramil Tegalsari, serta kelurahan dan Kecamatan setempat. Pemkot juga akan mengerahkan personel Satpol PP Surabaya, BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya serta DLH Surabaya untuk membantu pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan.

“Kami berharap masyarakat juga bisa menjaga keamanan dan menerapkan protokol kesehatan, agar CFD dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” katanya. 

Pihaknya menjelaskan, bahwa tujuan utama CFD adalah menjaga kualitas udara di Surabaya. "Selain itu, dengan adanya pelaku UMKM yang terlibat, akan sekaligus membangkitkan ekonomi di Surabaya, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi)," katanya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved