Berita Madura

Akhirnya Ustaz Yazir yang Sampaikan Maulid Bidah Meminta Maaf di Masjid Usman Bin Affan Pamekasan

Ustaz Yazir Hasan mengatakan, sewaktu menyampaikan ceramah itu, ada kekurangan teks dan kekurangan penyampaian yang belum ia sampaikan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Ustaz Yazir Hasan (kiri) didampingi Kepala Desa Nyalabuh Laok, Ach Fakhror Rozi saat melakukan klarifikasi, Rabu (25/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ustaz Yazir Hasan mengklarifikasi isi ceramahnya yang menyakiti warga Nahdlatul Ulama (NU) sewaktu berkhotbah di Masjid Usman Bin Affan, Dusun Nyalabu Permai, Desa Nyalabu Laok, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (25/1/2023).

Ustaz Yazir Hasan mengatakan, sewaktu menyampaikan ceramah itu, ada kekurangan teks dan kekurangan penyampaian yang belum ia sampaikan terhadap para jemaahnya.

Ia mengaku teledor dan khilaf karena menyebut KH Hasyim Asy'ari pendiri NU mengingkari adanya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Dalam isi khotbah tentang maulid nabi itu bahwasanya saya menyatakan KH Hasyim Asy'ari pendiri NU mengingkari adanya perayaan maulid nabi, disitu saya putus karena kekhilafan saya," kata Ustaz Yazir Hasan, Rabu (25/1/2023).

Menurut Ustaz berjenggot panjang ini, sewaktu Khotbah di Masjid Usman Bin Affan itu, ia akan melanjutkan pernyataannya yang belum tuntas disampaikan.

Alasan dia, saat khotbah itu, ia akan menyampaikan lanjutannya, yaitu manusia mengingkari adanya perayaan maulid nabi kalau disertai tindakan kemungkaran.

"Saya tidak ingin menuduh dan memfitnah KH Hasyim Asy'ari. Ternyata Allah mentakdirkan saya lupa untuk menyampaikan lanjutannya," sesalnya.

Ustadz Yazir memohon maaf yang sebesar-besarnya terhadap warga NU.

Ia berharap permohonan maafnya diterima dengan lapang dada dan tulus hati oleh warga NU.

Baca juga: Masjid Usman Bin Affan akan Dihanguskan Bila Mengajarkan Paham Wahabi, Aswaja Pamekasan Janji Kawal

"Saya berharap permasalahan ini tidak terus membesar karena melihat kondisi saya sekarang tidak nyaman badan," harapnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Penuturan ustaz Yazir, sejak ramainya permasalahan ini, istrinya kepikiran terhadap dirinya.

Bahkan istri dan keluarganya menangis memikirkan ustaz Yazir yang diterpa masalah ini.

"Kepada segenap masyarakat NU, para Masyaikh, alim ulama, para tokoh NU dan Kiai, mohon klarifikasi saya ini diterima dengan lapang dada dan tulus hati. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa saling berbaikan," pintanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved