Berita Madura

Nelayan di Sampang Tenggelam Saat Melaut, Pencarian Membutuhkan Waktu Tiga Hari

Ironisnya setelah selama tiga hari dua malam melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Tim SAR Gabungan bersama warga saat mengevakuasi korban berlokasi di Desa Ketaonag Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (30/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Nasib nahas dialami seorang nelayan Apip asal Desa Ketaonag Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Pasalnya, nelayan yang masih berusia 17 tahun itu tenggelam ke laut saat mencari ikan pada (28/1/2023) sekitar 17.00 WIB.

Ironisnya setelah selama tiga hari dua malam melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang Asroni melalui Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Imam mengatakan bahwa insiden itu bermula saat korban bersama temannya pergi ke laut di kawasan Desa Ketapang Daya, untuk mencari ikan.

Namun, saat menambatkan perahu ke tiang pancer, tiba-tiba ombak menerjang kapal hingga membuat salah satu kru kapal terjatuh.

Baca juga: Waspada Melintas di Jalan Raya Sampang-Ketapang, Kondisinya Mengenaskan Berlubang Bak Sumur

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com

"Nah korban ini melompat ke laut bermaksud untuk menolong temannya tapi saat temannya yang terjatuh bisa naik ke atas kapal, korban malah tidak terlihat," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (30/1/2023).

Atas peristiwa itu, Tim SAR gabungan bergegas melakukan pencarian dengan teknis penyisiran hingga total radius 15 km, namun tidak kunjung ditemukan lantaran kondisi ombak besar disertai angin kencang.

Hingga akhirnya, pencarian memasuki hari ke tiga tepatnya, Senin (30/1/2023) korban berhasil ditemukan sekitar 09.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Korban ditemukan 15 km dari titik korban terjatuh," terangnya.

Lebih lanjut, sesuai permintaan keluarga jenasah korban langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Langsung dievakuasi ke rumah duka, keluarga menerima kalau insiden ini merupakan kecelakaan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved