Satu Abad Nahdlatul Ulama
Kader IPNU Jombang Meninggal saat Hadir Harlah Satu Abad NU di GOR Sidoarjo, Sempat Mengeluh Hal ini
Kabar duka itu tersebar sejak pukul 17.00 WIB. Imam Suhrowardi menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 12.30 WIB.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Aqwamit Torik
Simak sejarah singkat berdirinya organisasi ini.
Latar Belakang Berdirinya Nahdlatul Ulama (NU)
Melansir laman NU Online, para ulama pesantren Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) mendirikan jam'iyah atau organisasi NU di kediaman KH Abdul Wahab Chasbullah di Kertopaten.
Sebelumnya, KH Wahab Chasbullah juga pernah telah mendirikan organisasi pergerakan Nahdlatul Wathon atau Kebangkitan Tanah Air pada 1916.
Kemudian beliau juga mendirikan Nahdlatut Tujjar atau Kebangkitan Saudagar pada 1918.
Kemudian pada tahun 1914 didirikanlah kelompok diskusi Tashwirul Afkar atau kawah candradimuka pemikiran yang juga disebut sebagai Nahdlatul Fikr atau kebangkitan pemikiran.
Pada saat mendirikan NU, para kiai juga mendiskusikan nama organisasi yang akan digunakan.
Serupa dengan nama kelompok sebelumnya, tersebutlah usulan nama Nuhudlul Ulama yang berarti kebangkitan ulama.
Namun, KH Mas Alwi Abdul Aziz kemudian mengusulkan nama Nahdlatul Ulama.
Alasannya, konsekuensi penggunaan kata nahdlatul adalah kebangkitan yang telah terangkai sejak berabad-abad lalu.
Hal ini mengingat bahwa Nahdlatul Ulama bukanlah hasil yang tiba-tiba mengingat ulama Aswaja memiliki sanad keilmuan dan perjuangan sama dengan ulama-ulama sebelumnya.
Hal inilah yang kemudian membuat organisasi NU sebagai kelanjutan dari komunitas dan organisasi-organisasi yang telah berdiri sebelumnya, dengan cakupan dan segmen yang lebih luas.
Tokoh yang Terlibat dalam Berdirinya Nahdlatul Ulama (NU)
Pada hari bersejarah itu beberapa tokoh terlibat dalam pendirian organisasi NU antara lain:
KH Hasyim Asy’ari Tebuireng (Jombang, Jawa Timur)
KH Abdul Wahab Chasbullah (Tambakberas, Jombang, Jawa Timur)
KH Bishri Syansuri (Jombang, Jawa Timur)
KH Asnawi (Kudus, Jawa Tengah)
KH Nawawi (Pasuruan, Jawa Timur)
KH Ridwan (Semarang, Jawa Tengah) KH Maksum (Lasem, Jawa Tengah)
KH Nahrawi (Malang, Jawa Tengah)
H. Ndoro Munthaha (Menantu KH Khalil) (Bangkalan, Madura)
KH Abdul Hamid Faqih (Sedayu, Gresik, Jawa Timur)
KH Abdul Halim Leuwimunding (Cirebon, Jawa Barat)
KH Ridwan Abdullah (Jawa Timur)
KH Mas Alwi (Jawa Timur)
KH Abdullah Ubaid dari (Surabaya, Jawa Timur)
Syekh Ahmad Ghana’im Al Misri (Mesir)
IPNU Jombang
GOR Sidoarjo
Tribun Madura
TribunMadura.com
Satu Abad NU
Satu Abad Nahdlatul Ulama
1 Abad NU
NAPAK TILAS Ziarah Makam 3 Pendiri Nahdlatul Ulama di Jombang : 'Ngalap Berkah' di Satu Abad NU |
![]() |
---|
Momentum Satu Abad NU, PWNU Jatim Gelar Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama |
![]() |
---|
Kisah Sedih di Balik Gemerlap 1 Abad Nahdlatul Ulama, Kader IPNU Jombang Meninggal Dunia usai Salat |
![]() |
---|
Maher Zain dan Rhoma Irama Batal Tampil, Penonton Dihibur Slank Meski Hujan di Satu Abad NU |
![]() |
---|
Polres Pamekasan Kawal Jemaah NU dari Datang Hingga Pulang saat Hadiri Harlah 1 Abad NU di Sidoarjo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.