Berita Pamekasan

Lapas Klas IIA Pamekasan Siap Jadi Agen Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, M Hanafi berjanji, pihaknya akan menjadi agen perubahan untuk memberikan kinerja terbaik bagi Lapas Pamekasan.

Lapas Klas IIA Pamekasan Siap Jadi Agen Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petugas Lapas Klas IIA Pamekasan saat melakukan penandatangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di halaman depan gedung Lapas Klas IIA, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, M Hanafi berjanji, pihaknya akan menjadi agen perubahan untuk memberikan kinerja terbaik bagi Lapas Pamekasan.

M Hanafi mengatakan, ia ingin membuat Lapas Klas IIA Pamekasan menjadi role model dan agen perubahan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBB).

"Pada era milenial seperti sekarang ini, kita harus menjadi role model dan harus menjadi agen perubahan untuk memberikan kinerja terbaik terhadap Lapas Pamekasan," kata M Hanafi saat melaksanakan Apel pagi, Selasa (15/1/2019).

Ikhfanul Alam Sebut Gabung Arema FC Seperti Mimpi Jadi Nyata, Mengaku Jadi Aremania Sejak Lama

Ia menuturkan, sejauh ini, Lapas Klas IIA Pamekasan sudah meraih beberapa prestasi, terutama pada tahun 2018, di mana pihaknya mendapat predikat baik hasil kinerja.

"Dengan adanya beberapa prestasi yang sudah kita raih, bukan berarti Lapas Pamekasan sudah puas, justru ditahun 2019 ini, saya berharap kita semakin terpacu untuk meraih potensi yang lebih baik lagi," katanya.

M Hanafi berharap, Lapas Klas IIA Pamekasan bisa melakukan pembangunan Zona Integritas yang harus dilakukan oleh seluruh petugas lapas.

Hadirkan Durian khas Pamekasan, Festival Durian 2019 Patok Harga Mulai dari Rp 20 Ribu

"Saya yakin, petugas di sini bisa melaksanakan amanah ini dengan baik, sehingga Lapas Pamekasan menjadi satuan kerja yang meraih predikat WBK dan WBBM," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pembangunan Zona Integritas, pihaknya tidak lagi disibukkan dengan pencitraan positif, namun dibuktikan dengan perubahan prilaku kerja yang nyata.

"Pembangunan Zona Integritas sebaiknya dimulai dari pembangunan mindset dan culture set bagi petugasnya, dimana untuk merubah itu perlu proses dan harus dilakukan secara konsisten guna mencapai Zona Integritas menuju WBK dan WBBM," pungkasnya.

Arema FC Dipastikan Tanpa Makan Konate Jamu Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved