Rumah Politik Jatim

Petugas Pelipatan dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan Selalu Berubah Tiap Hari

Petugas Pelipatan dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan Selalu Berubah Tiap Hari.

Petugas Pelipatan dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan Selalu Berubah Tiap Hari
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Para pekerja pelipat dan penyortiran surat suara di Gudang Logistik KPU Pamekasan di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Selasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Proses pelipatan dan penyortiran surat suara untuk Pemilu 2019 yang digelar 17 April nanti, masih terus berlangsung di Gudang Logistik KPU Pamekasan.

Pantauan Tribunmaduran.com, Selasa (12/3/2019), para pekerja pelipat dan peyortiran surat suara rata-rata adalah para orang tua.

Mereka tampak duduk diatas terpal secara berkelompok untuk melipat suara, sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh kepala Gudang Logistik KPU Pamekasan.

Kepala Gudang Losgistik KPU Pamekasan, Muhammad Syaiful Ramadhan, mengatakan, jumlah tenaga sortir dan pelipat surat suara yang dilibatkan KPU Pamekasan selalu berubah setiap harinya.

"Para pekerja setiap harinya selalu berubah, semula melibatkan 150 orang, saat ini tersisa 115 orang yang bertahan," ujarnya, saat ditemui Tribunmadura.com di Gudang Logistik KPU Pamekasan di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Selasa (12/3/2019).

Penambang Ilegal Masih Marak di Pamekasan, Meski Bisa Dijerat Hukuman 10 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Meski jumlah pekerja pelipat dan penyortiran surat suara selalu berubah, kata Muhammad Syaiful Ramadhan, pelipatan dan penyortiran ditargetkan selesai sebelum tanggal 20 Maret.

Sehingga, tidak melewati target yang telah ditentukan KPU Pusat.

Selain itu, para pekerja, kata Muhammad Syaiful Ramadhan juga cukup giat menyelesaikan pelipatan dan penyortiran surat suara.

"Bahkan, ada sebagian pekerja juga memilih lembur pada malam hari untuk menyelesaikan pelipatan dan penyortiran surat suara," terangnya.

Dikatakan, sebelum perekrutan pelipatan dan penyortiran surat suara dilakukan, KPU Pamekasan telah memberi bekal tentang netralitas dan komitmen kerja.

Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan Rute Surabaya-Jember, Rombongan Menteri Sosial Jadi Korban

Hal itu dinilai penting, karena peran para pekerja pelipat dan penyortiran surat suara ini cukup vital. Resiko yang mereka emban juga besar.

"Saya selaku penjaga gudang logistik setiap hari sebelum mereka bekerja, saya selalu memberikan imbauan kepada mereka, jangan sampai mencoblos surat suara dan mengambil suara suara," ucapnya.

"Kalau ada surat suara rusak tolong dilaporkan pada saya. Jika nanti para pekerja ini terbukti ada yang melanggar, bisa dipidana dengan hukuman tiga tahun penjara," imbuh Muhammad Syaiful Ramadhan.

Usai Ditangkap Mesum di Kamar Kos & Dibina, Oknum Pegawai Dinkop Sumenep ini Kembali Berduaan di Kos

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved