Berita Surabaya
Gara-Gara Pembagian Uang, Debt Collector di Surabaya Lempar Gelas ke Rekannya hingga Berlumur Darah
Korban mengalami luka robek di bagian atas mata sebelah kirinya hingga mendapat 12 jahitan di wajahnya.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Vanjes Vijay Parhusip (29), warga Jalan Kunti Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya mengamuk hingga melakukan penganiayaan terhadap rekannya sesama debt collector.
Pelaku menganiaya korban bernama Richard Van Houtan Butar-butar (43), warga Jalan Kapas Madya, Kecamatan Simokerto.
Korban mengalami luka robek di bagian atas mata sebelah kirinya hingga mendapat 12 jahitan di wajahnya.
• Persela Lamongan Pastikan Satu Tempat di Babak 8 Besar Piala Presiden usai Jadi Juara Grup E
Pemicu penganiayaan itu, diduga pelaku sakit hati lantaran pembagian uang tidak sama sebagai debt collector.
Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika menjelaskan, penganiayaan itu terjadi saat keduanya berada di warung kopi area terminal bemo Lyne Jalan Raya Rungkut Asri, Rungkut Kidul, Surabaya.
Pelaku tiba-tiba melakukan penganiayaan dengan cara dua kali melemparkan gelas ke arah korban, yang saat itu duduk di teras warung kopi.
• Peringati 100 Hari Kerja Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, ASN di Pamekasan Pakai Kemeja Unik
"Pemicu penganiayaan ini diduga pelaku dendam dengan korban karena persoalan pembagian uang yang tidak sesuai dalam pekerjaannya sebagai debt collector," ungkap Kompol I Gede Suartika saat dihubungi Surya (Grup TribunMadura.com), Rabu (13/3/2019).
Kompol I Gede Suartika mengatakan, pertikaian keduanya itu sempat dilerai teman-temannya sesama debt collector.
Korban berlumuran darah dibawa ke rumah sakit di Rungkut untuk mengobati lukanya.
Tak lama setelah itu, korban melaporkan kejadian penganiayaan ini ke Polsek Rungkut.
• Polisi Tetapkan Guru IM sebagai Tersangka Kasus Pencabulan Siswa SDN Kauman 3 Kota Malang
Pelaku kemudian ditangkap saat berada di Perumahan Rungkut Asri Timur, Surabaya.
Adapun barang bukti yang disita dari lokasi kejadian berupa pecahan gelas yang masih berlumuran darah.
"Pelaku mengakui perbuatannya menganiaya korban lantaran dendam pribadi," ujarnya. (don).
• Ayah Hamili Putri Kandung hingga Melahirkan 2 Anak Kembar, Korban Dititipkan ke Panti saat Hamil Tua