Mengenal Vaginal Scraping, Prosedur Menghilangkan Sisa Hubungan Intim dan Risikonya

Vaginal scraping merupakan sebuah prosedur yang bertujuan untuk menghilangkan sisa hubungan seksual pada kelamin perempuan.

Mengenal Vaginal Scraping, Prosedur Menghilangkan Sisa Hubungan Intim dan Risikonya
Youtube/blueARK16
ilustrasi rok wanita 

"(Ini) berisiko meningkatkan kerentanan perempuan terhadap infeksi," kata Gunter kepada Refinery29.

Menurut dr Jen Gunter, epitel vagina beregenerasi sendiri setiap 96 jam, termasuk sel-sel permukaan yang dilepaskan setiap empat jam.

Jalan Raya Ngasinan Penghubung Gresik dan Surabaya Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Keselamatan

Oleh karena itu, perempuan tak perlu melakukan vaginal scraping jika ingin menghilangkan residu fisik dari penis pria, sebab vagina dengan sendiri menutupi hal tersebut.

Metode ini mengemuka ketika bulan lalu Mel B menjalani prosedur vaginal scraping untuk menghilangkan jejak dari mantan suaminya Stephen Belafonte.

Mel B mengakui, ia melakukan vaginal scrapping, di mana bagian dalam vaginanya dimasukkan jaringan baru. 

"Pada dasarnya, ini hampir seperti yang dilakukan korban perkosaan. Kamu ingin membersihkan dirimu sendiri," kata dia.

Sandiaga Uno Ingin Santri di Ponpes Al Ihsan Sampang Punya Keahlian di Bidang Sumber Daya Energi

Belakangan, anggota grup musik Spice Girl tersebut sedikit mengklarifikasi perihal bagian korban perkosaan.

Ia lalu mengatakan, hal tersebut dalam tone yang positif.

Menurut Mel B, ketika seseorang diperkosa, hal yang ingin dilakukan pasti ingin menghilangkan tanda-tanda tersebut.

Ia pun lantas pergi ke dokter dan mengatakan ingin menghapus jejak dari hubungan seksual terakhir bersama Belafonte.

Atap Bangunan Puskesmas Torjun Ambruk, Kadis Sampang Mengaku Belum Dapat Data Valid Kejadian

Halaman
123
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved