Berita Sumenep

Tak Diberi THR Tempatnya Bekerja, Karyawan dan Pegawai di Sumenep Ditantang Berani Lapor

Tak Diberi THR Tempatnya Bekerja, Karyawan dan Pegawai di Sumenep Madura Ditantang Berani Lapor.

TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja Sumenep, Kamarul Alam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Karyawan dan pegawai diminta untuk secepatnya melapor jika perusahaan tempatnya bekerja tidak membayar tunjangan hari raya (THR) 2019.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep Madura, Kamarul Alam.

Menurut Kamarul Alam, pentingnya karyawan melapor jika perusahaan tempatnya bekerja tidak membayar THR, karena Pemkab Sumenep telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pemberian THR kepada karyawan oleh perusahaan di kabupaten paling timur Pulau Madura.

SE tersebut sebagai tindak lanjut dari adanya SE yang disahkan oleh Gubernur Jawa Timur Nomor 560/10.003/012.3/2019 tertanggal 09 Mei 2019 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan 2019 berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 6 Tahun 2019.

“Karyawan yang tidak menerima THR dari perusahaan tempatnya bekerja bisa mengadu ke Posko THR yang kami disediakan. Nanti di BLK tempatnya,” ujar Kamarul Alam, Kamis (23/5/2019).

WhatsApp, Facebook, Instagram dan Twitter Mengalami Error, Ternyata ini Penjelasan Menteri Kominfo

Tunjangan Hari Raya (THR) PNS, ASN, TNI/Polri dan Pensiunan Terancam Molor, Begini Penjelasannya

Pemkab Pamekasan Cairkan THR ASN/PNS Sebelum H-10 Lebaran, Berikut Besaran Tunjangan yang Diterima

Hal itu dinilai penting, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan bahkan hampir semuanya tidak ada yang berani lapor.

"Mungkin khawatir dipecat. Sehingga karyawan tidak berani lapor,” katanya.

Untuk diketahui, besaran THR yang harus diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya bersifat proporsional. Sesuai dengan masa kerja dan jumlah upah yang diterima.

“Jika masa kerjanya baru satu bulan itu mendapat satu per dua belas. Kalau dua bulan dua per dua belas. Tapi kalau kerja sudah satu tahun, maka mendapatkan THR setara dengan satu kali upah (gaji),” tegas Kamarul Alam.

Berdasar data Disnaker Sumenep, di Kabupaten Sumenep terdapat sebanyak 568 perusahaan, mulai dari perusahaan kecil, menengah dan besar, dengan jumlah karyawan sekitar 29 ribu.

Pihak Disnaker mengklaim, mereka rata-rata sudah menerima gaji sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK), yakni Rp 1.645.146.48.

Kapal Tongkang Tinggal Satu Beroperasi, Warga Harus Antre Berjam-jam di Pelabuhan Kalianget-Talango

Innalillahi wa Innailaihi Rajiun, Manusia Tertua Asal Blitar yang Berusia 194 Tahun Meninggal Dunia

Kontes Sapi Sonok dan Karapan Sapi Jadi Andalan Program Event Visit Kunjungan Wisata ke Sumenep

Protes Penembakan di Jakarta, Warga di Pamekasan Bawa Sajam dan Bambu Runcing Bentrok dengan Polisi

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved