Berita Surabaya

Kawanan Jambret di Jembatan Suramadu Dibekuk dalam Hitungan Jam, Ciri Tersangkanya Dipaparkan Korban

Tim Anti Bandit Polsek Kenjeran meringkus jambret ponsel di kawasan Jembatan Suramadu.

Kawanan Jambret di Jembatan Suramadu Dibekuk dalam Hitungan Jam, Ciri Tersangkanya Dipaparkan Korban
Tribunnews Bogor
Ilustrasi jambret 

Tim Anti Bandit Polsek Kenjeran meringkus jambret ponsel di kawasan Jembatan Suramadu

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Kenjeran berhasil meringkus dua jambret ponsel di kawasan Jembatan Suramadu sisi barat, Kamis (1/8/2019).

Mereka di antaranya Novaluddin (19) dan IS (17) warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Kawanan jambret itu menjalankan aksinya pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.

BPBD Bojonegoro Alokasikan Dana Ratusan Juta untuk Atasi Kekeringan Musim Kemarau Tahun ini

Keduanya berboncengan menaiki motor matik bernopol L-3254-SC berkeliling di kawasan Jalan Suramadu sisi barat.

Saat melintas di kawasan tersebut, kedua pelaku melihat sasaran jambret yang terbilang empuk.

Mereka mengincar seorang perempuan yang sedang berdiri di bahu jalan, seraya memainkan ponsel.

"Melihat itu mereka langsung menghampiri sasaran," kata Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Endri, saat dihubungi TribunMadura.com, Jumat (2/8/2019).

Keduanya lantas menghampiri perempuan tersebut, lalu merampas begitu saja ponsel yang sedang digenggam si korban.

Masyarakat Diimbau Tak Potong Hewan Kurban di Sembarang Tempat, Antisipasi Timbulnya Penyakit

"Pelaku langsung merampas paksa dan kabur ke arah Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya," lanjut Iptu Endri.

Iptu Endri mengatakan, korban langsung melaporkan insiden yang dialaminya itu ke Mapolsek Kenjeran.

Saat melapor ke SPKT Mapolsek Kenjeran, korban ternyata cukup gamblang memaparkan ciri-ciri kedua pelaku.

"Ciri-ciri keduanya memakai sarung dan ciri-ciri warna kendaraan pelaku warna kuning tanpa spion," katanya.

Berbekal informasi tersebut, ungkap Iptu Endri, dalam hitungan jam personelnya mampu meringkus kedua pelaku.

"Karena si korban sangat detail memberikan informasi soal pelakunya kami akhirnya bisa gampang menangkap mereka," tandasnya.

Kepala BPKAD dan Dishub Bangkalan Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, Bupati Cari Pengganti Keduanya

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved