Breaking News:

TERUNGKAP Pria Agamis yang Hamili Santriwati Bunuh Bayi di Sekolah Agama Magetan: Terancam 15 Tahun

Akhirnya terungkap pria agamis yang hamili santriwati yang membunuh bayinya di sekolah agama Magetan : terancam 15 tahun penjara

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Mujib Anwar
Kolase TRIBUNMADURA/DONI PRASETYO
AF (20) wanita bercadar santriwanti sekolah agama dan pondok pesantren di Magetan dan Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai menunjukkan barang bukti ember yang di gunakan membunuh bayinya usai dilahirkan di kamar mandi, Senin (30/12/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Kasus pembunuhan bayi laki-laki di kamar mandi sekolah agama dan pondok pesantren di Magetan oleh AF (20), gadis yang menjadi santriwati dan pengurus di sekolah tersebut memasuki babak baru.

Polisi menjerat AF (20), wanita bercadar yang membunuh bayi yang baru dilahirkan di pondok pesantren yang ada di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 3 miliar.

Selain itu, akhirnya terungkap fakta terbaru, bahwa AF bukanlah gadis asal Jember, sebagaimana yang selama diberitakan. 

Dia adalah gadis warga Jalan R Sesetan Ceningan Sari, 60X BR/Link, Lanatan Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

AF merupakan santriwati baru di pondok pesantren di Magetan tersebut. Sebelumnya pelaku pembunuhan bayi yang dilahirkannya sendiri menjadi santriwati di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Bondowoso.

"Tersangka ini nyantri di Pondok Pesantren di Magetan baru enam bulan. Usia saat dia melahirkan kemarin, waktunya normal.

Artinya, tersangka masuk ke pondok pesantren sudah dalam keadaan hamil dengan usia lebih tiga bulan," tegas Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai kepada Tribunmadura.com, Senin (30/12/2019).

Diramal Kaya Mendadak, Inilah 7 Shio Paling Beruntung Tahun 2020 Berdasar Zodiak Tahun Tikus Logam

Masih Gadis Wanita ini Lahirkan Bayi di Kamar Mandi Sekolah Agama Magetan, Bayi Tewas di Baskom

4 Shio Diramalkan Sial dan Ciong Sepanjang 2020, Termasuk Shio Paling Beruntung ini: Tips Cara Atasi

Masih gadis, wanita bercadar  melahirkan bayi di kamar mandi sekolah agama di Magetan, bayi tewas di Baskom dan langsjnb membuat warga geger.
Masih gadis, santriwati melahirkan bayi di kamar mandi sekolah agama di Magetan, bayi tewas di Baskom dan langsung membuat warga geger. (Tribunmadura/Dony Prasetyo)

Menurut Riffai, sebenarnya dari penemuan jenazah bayi itu, polisi sudah bisa menetapkan tersangka kepada pelaku AF. Karena unsur-unsurnya sudah memenuhi.

Tapi Polisi menunggu hasil visum dan autopsi jenazah bayi yang dibunuh di kamar manadi dan mayatnya dimasukkan ke ember alias baskom.

"Dari hasil pemeriksaan medis, bayi laki-laki dengan berat badan 2,6 kilogram dan panjang badan 51 centimeter.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved