Breaking News:

Pegiat Seni Pamekasan Unjuk Rasa

Pemkab Kabulkan 6 Tuntutan Pegiat Seni dan Musisi se-Pamekasan, Satu Poin Permintaan Tak Diloloskan

Para pegiat seni dan musisi se-Kabupaten Pamekasan menyampaikan tujuh tuntutan dalam orasinya.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Sekda Pamekasan, Totok Hartono (Memakai Baju Batik) saat menemui para pegiat seni dan musisi se-Pamekasan yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan, Madura, Kamis (16/1/2020). 

Para pegiat seni dan musisi se-Kabupaten Pamekasan menyampaikan tujuh tuntutan dalam orasinya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan hanya menyetujui enam tuntutan yang disampaikan oleh kumpulan pegiat seni dan musisi se-Kabupaten Pamekasan, Kamis (16/1/2020).

Mulanya, para pegiat seni dan musisi se-Kabupaten Pamekasan tersebut menyampaikan tujuh tuntutan atau aspirasi kepada pihak DPRD dan Pemkab Pamekasan dalam orasinya.

Sekda Pamekasan, Totok Hartono mengatakan, Pemkab Pamekasan hanya menyetujui dan mengabulkan enam tuntutan saja.

Kapolri Idham Azis Takut Dengan Anak Buahnya satu ini, Sang Jenderal Ungkap Alasan dia Tak Berani

Download Lagu MP3 Dance Monkey dari Tones And I Viral di Youtube, Lengkap Link Download dan Liriknya

BREAKING NEWS - Pemkab Pamekasan Diduga Tebang Pilih, Pegiat Seni Gelar Demo di Depan DPRD

Enam tuntutan yang disetujui tersebut di antaranya :

1. Menuntut ketegasan dari Bupati Pamekasan untuk memperjelas PERDA hiburan tanpa adanya intimidasi dari pihak mana pun.

2. Meminta kepada Bupati dan DPRD Pamekasan untuk segera membentuk tim dan melibatkan unsur pelaku seni dalam merevisi dan penetapan Perda hiburan secara umum dan musik secara khusus.

3. Meminta Bupati dan DPRD Pamekasan untuk mensosialisasikan seni sebagai salah satu cara memerangi radikalisme, sehingga tidak ada lagi deskriminasi terhadap seni dan pelaku seni.

4. Menuntut Bupati, DPRD, dan Polres Pamekasan memberikan kemerdekaan berekspresi dalam seni dan musik sebagai hak sipil warga Negara Indonesia, di mana hak tersebut merupakan hak asasi yang mutlak dilindungi oleh konstitusi selagi tidak bertentangan dengan undang-undang dan hukum yang berlaku.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved