Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Bebaskan Biaya Sewa Rusun Warga Selama 3 Bulan ke Depan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membebaskan biaya sewa bagi penghuni rusunawa yang dikelola Pemprov Jatim hingga tiga bulan ke depan.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim dan Wagub Jatim saat konferensi pers di Grahadi, Kamis (2/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membebaskan biaya sewa bagi penghuni rusunawa yang dikelola Pemprov Jatim hingga tiga bulan ke depan. 

Hal itu dilakukan guna menekan angka kemiskinan warga masyarakat Jawa Timur di tengah pandemi covid-19. 

“Ada beberapa hal yang kita koordinasikan di Rumpun Gugus Dampak Sosial Ekonomi Covid-19. Salah satunya adalah terkait hunian rusunawa. Ada empat rusunawa yang ada dalam koordinasi kami. Maka dalam tiga bulan ini mereka akan dibebaskan dari sewa hunian, kita bebaskan mulai bulan April, Mei, Juni,” kata Khofifah Indar Parawansa dalam jumpa pers, Kamis (2/4/2020).

Ini Syarat dan Panduan Salat Jumat di Kabupaten Malang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama

Wali Kota Risma Segera Kirim Surat ke Semua Kedutaan RI di Luar Negeri, Ternyata Ini Tujuannya

Intip Momen Wali Kota Risma Tawari Rektor Ubaya Cicipi Wedang Pokak, Ini Reaksinya saat Minum

Empat rusunawa yang dimaksud adalah Rusunawa Gunungsari, Rusunawa SIER, Rusunawa Jemundo, dan Rusunawa Sumurwelut.

Total ada sebanyak 772 unit rusunawa yang akan dibebaskan dalam tiga bulan ke depan.

Menurut mantan Menteri Sosial ini dampak sosial ekonomi Covid-19 ini harus diatasi bersama.

Untuk itu, program menggratiskan biaya sewa adalah upaya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19. 

“Dengan berbagai stimulus oleh pemerintah pusat, yang juga diikuti stimulus dari pemprov, termasuk membebaskan biaya sewa hingga Juni, maka kami mengimbau Pemkab Pemkot untuk yang memiliki rusunawa juga ikut meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19 ini,” tegas Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu menambahkan apa yang disampaikan Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jatim Bayu Trihaksoro mengatakan bahwa untuk pembebasan sewa rusun selama tiga bulan ini Pemprov Jatim memberikan subsidi Rp 600 juta. 

Imbas Virus Corona, Stok Darah PMI Menipis, Wawali Whisnu Sakti Buana Lakukan Donor Darah

Pemukiman Warga di Pulau Masalembu Sumenep Disemprot Disinfektan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Cegah Virus Corona, 191 Napi di Lapas Klas IIA Pamekasan Dapat Asimilasi dan akan Segera Bebas

“Untuk rusun di Gunungsari ada 248 unit total sewa yang dibebaskan sekitar Rp 189 juta. Lalu untuk Rusunawa di SIER jumlahnya 60 unit, total nilai yang kota bebaskan Rp 46 juta. Kemudian rusunawa Jemundo ada 57 unit, sewa yang kami bebaskan adalah Rp 43 juta, dan untuk rusunawa Sumurwelut ada 407 unit dengan sewa yang dibebaskan senilai Rp 320 juta. Jadi totalnya sekitar Rp 600 juta,” tegas Bayu. 

Dengan pembebasan biaya sewa rusunawa ini diharapkan masyarakat ekonomi lemah tidak kian terbebani dan merasa terbantu dengan adanya pembebasan biaya sewa rusun.

“Diharapkan dengan bebas biaya sewa, maka uangnya bisa digunakan untuk menambah Gizi agar bisa mencegah mencegah virus covid-19,” pungkas Bayu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved