Breaking News:

Hari Pertama PSBB Surabaya

Hari Pertama PSBB Surabaya, Antrean Pengendara Terjadi di Bundaran Waru, Begini Tanggapan Pemkot

Hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya sempat diwarnai kepadatan kendaraan.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
MACET - Kondisi bundaran Waru yang padat kendaraan saat pemberlakuan PSBB hari pertama, Selasa (28/4/2020). Petugas gabungan memperketat akses masuk ke Surabaya dengan melakukan screening atau pemeriksaan kepada warga di hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya sempat diwarnai kepadatan kendaraan.

Berdasarkan pantauan TribunMadura.com, antrean kendaraan tampak mengular hingga ke kawasan perbatasan Kabupaten Sidoarjo.

Ratusan hingga ribuan kendaraan memadati Bundaran Waru, salah satu lokasi check point pintu masuk ke Surabaya.

Menanggapi hal itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara tak memungkiri masih tingginya volume kendaraan yang akan menuju Surabaya padahal pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) telah resmi diberlakukan.

Kepala Lapas Pamekasan Lakukan Penelusuran Tahanan yang Diduga Jadi Penyuruh Kurir Narkoba

Lamongan Bisa Screening Covid-19 Lebih Cepat dan Akurat Pakai Afias-6 dari Korea Selatan

Hari Pertama PSBB Surabaya, Petugas Check Point Suramadu Minta Putar Balik Warga yang Hanya Belanja

"Sementara petugas kan melakukan screening dengan ketat," kata Febriadhitya Prajatara, Selasa (28/4/2020).

Screening yang dilakukan petugas itu adalah memeriksa kendaraan yang akan masuk ke Kota Surabaya. Mulai dari kepentingan hingga terkait protokol kesehatan diperiksa oleh petugas.

Keadaan itulah yang membuat kepadatan kendaraan sempat terjadi, utamanya di pagi hari. Semula petugas gabungan hanya membuka satu jalur di jalan utama A Yani, Kota Surabaya guna proses screening itu.

Sehingga untuk memecah kepadatan, petugas pun akhirnya membuka dua lajur. Frontage road A Yani dibuka untuk dilalui kendaraan roda dua yang berplat L atau W.

Keadaan itu ditambah dengan banyaknya pengendara yang tak tertib sebagaimana diatur dalam Perwali nomor 16 tahun 2020.

Di mana ada ketentuan khusus selama PSBB terkait mekanisme untuk dapat masuk Kota Surabaya.

Khofifah Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Dokter Berkatnu Indrawan karena Terjangkit Covid-19

Dua Pasien Baru Positif Covid-19 di Pamekasan Madura, Satu di Antaranya Bekerja di Dinas Kesehatan

Alat Tes PCR Covid-19 Drive Thru di Jatim akan Tiba Pekan Ini, Mampu Uji 1.500 Sampel Dalam Sehari

Febriadhitya Prajatara menyebut, sejauh ini, pihaknya mendapati temuan 'pelanggaran' antara lain, pengendara ada yang tak membawa kartu keterangan dari perusahaan tempat bekerja, serta tak jarang pula yang masih menuju Surabaya dengan kepentingan yang tak terlalu mendesak. Atau bahkan tak jelas.

Hanya saja, untuk tahap awal ini, memang masih bersifat teguran yang diberikan petugas.

"Kami berharap selanjutnya warga sudah dapat pembelajaran bahwa Surabaya Raya sudah PSBB," ungkapnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved