Virus Corona di Sampang
Petugas Pasar Rakyat Rongtengah Sampang Positif Virus Corona Via Rapid Test, Ini Kata Tim Satgas
Penjaga Pasar Rakyat Rongtengah dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 melalui rapid test.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Warga Kabupaten Sampang, Madura, dihebohkan dengan adanya dugaan penjaga Pasar Rakyat Rongtengah yang positif virus corona atau Covid-19.
Namun, kabar penjaga Pasar Rakyat Rongtengah yang positif virus corona Humas Satgas Covid-19 Sampang, Djuwardi.
Djuwardi mengatakan, pihaknya tidak pernah menyampaikan kepada publik jika warga yang terjangkit positif virus corona.
• Hari Pertama PSBB, Surabaya Masih Sumbang Tambahan Kasus Virus Corona Terbanyak di Jawa Timur
• Istri Dikirimi Foto Tak Senonoh, Suami di Gresik Aniaya hingga Tusuk Pria Karena Merasa Kesal
• Anggaran Dana Pembelian Thermal Gun di Kota Batu Seharga Rp 7.6 Juta per Unit, Dinilai Janggal DPRD
Menurut dia, hasil rapid test penjaga Pasar Rakyat Rongtengah menunjukan positif virus corona.
Namun, kata dia, kepastian jika penjaga Pasar Rakyat Rongtengah positif virus corona harus dibuktikan dengan swab test.
"Kita ini memeriksa pakai standart World Health Organization (WHO) ada tahapannya yang nantinya juga melalui tahapan uji swab dan sebagainya," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (29/4/2020).
"Yang menentukan hasil uji swab itu bukan Kabupaten Sampang tapi laboratorium di Surabaya dan Jakarta" imbuh dia.
Djuwardi menambahkan, untuk menentukan warga terkonfirmasi positif virus corona atau tidak itu bukan level pemkab.
"Jadi untuk mengetahui kepastiannya kita tunggu hasil dari tahapan selanjutnya," terangnya.
• Dua Santri Pondok Pesantren Temboro asal Kediri Positif Virus Corona, Dinkes Bakal Lakukan Swab
• Pasar Tradisional di Bojonegoro Bakal Diatur Jarak dan Jam Operasionalnya, Ini Detail Pelaksanaannya
Djuwardi menuturkan, seseorang yang positif Covid-19 memiliki gejala yang bermacam-macam diantaranya, suhu tubuh di atas 38 Celcius, sesak nafas, demam tinggi, dan semacamnya.
Lalu gejala tersebut hampir mirip dengan gejala sakit lainnya seperti malaria.
"Jadi pemeriksaan awal ini tidak bisa langsung dinyatakan positif, kita masih akan melakukan pemeriksaan tahap selanjutnya," tuturnya.
Sementara, petugas pasar tersebut saat ini dilakukan karantina selama 14 hari di ruang isolasi gedung BLK Jalan Syamsul Arifin Kecamatan Sampang.
"Nanti dalam proses karantina pastinya dilakukan dengan tahap protokol kesehatan hingga pada tahap uji swab," ungkap dia.
"Kalau memang hasilnya positif kami akan rilis, jika negatif dan kondisinya membaik kami pulangkan ke rumahnya," pungkasnya.
• Tidur saat Adzan Isya Berkumandang, Warga Bawean Dibunuh secara Sadis Tetangga, Tewas di Atas Kasur
• Penangkapan Jambret Ponsel di Kediri Berlangsung Dramatis, Diwarnai Kecelakaan Beruntun saat Kabur