Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

33 TKI Malaysia Asal Pamekasan Berstatus ODR, Diwajibkan Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Kapolres Pamekasan memantau langsung kedatangan 33 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia di Terminal Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (30/4/2020)

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari saat memantau para TKI saat diperiksa kesehatannya oleh para petugas Posko Covid-19 di Terminal Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (30/4/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, memantau langsung kedatangan 33 orang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) Malaysia di Terminal Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan, Kamis (30/4/2020).

Upaya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayah Hukum Polres Pamekasan.

Setiba di Terminal Ronggosukowati Pamekasan, puluhan TKI tersebut disambut hangat oleh para petugas Posko Covid-19 yang berjaga dan kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis setempat.

Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, mengatakan, 33 orang TKI tersebut tiba di Terminal Ronggosukowati sekitar pukul 22. 30 WIB.

Dinkes Sampang Sebut Rapid Test Covid-19 Tak Akurat, Tes PCR Diperlukan untuk Pastikan Virus Corona

DPRD Jatim Dorong Pemkot Surabaya Dirikan Dapur Umum Selama Penerapan PSBB Surabaya

Sinyal Via Vallen Ingin Tinggalkan Dunia Entertain & Berhenti Jadi Pedangdut, Saya Ingin Hijrah

Saat dilakukan pemeriksaan kesehatan, kondisi para TKI dalam keadaan sehat dan tidak ada yang sakit.

"Namun nantinya mereka tetap akan melakukan isolasi mandiri,” kata AKBP Djoko Lestari kepada TribunMadura.com, Jumat (1/5/2020).

AKBP Djoko Lestari juga menjelaskan, para TKI tersebut, saat ini ditetapkan statusnya sebagai Orang Dalam Resiko (ODR) karena baru saja datang dari zona merah.

Sehingga diwajibkan untuk melalukan isolasi mandiri selama 14 hari dan dalam pengawasan Tim Satgas Covid-19 dari Puskesmas masing-masing.

Nantinya, kata AKBP Djoko Lestari, jika ada gejala selama masa isolasi, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Pasien Positif Corona di Bangkalan Madura Terus Bertambah, Kapolres: Masyarakat Sepertinya Kok Acuh

46 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya Jalani Test PCR Susulan di RSUD Dr Soetomo

Satu Pasien Baru yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sumenep Bekerja di Bank Jatim Cabang Pragaan

"Untuk Polsek Jajaran, kami sudah memerintahkan anggota untuk memantau dan mendata para pemudik baik dari luar kota maupun luar negeri yang masuk ke Kabupaten Pamekasan," ujarnya.

Tidak hanya itu, AKBP Djoko Lestari juga mengungkapkan, para pemudik sebelum pulang ke rumahnya masing-masing di tengah Pandemi Covid-19 ini harus melakukan pengecekan kesehatan yang tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Setiap wilayah juga menyiapkan tempat karantina untuk pemudik," ucapnya.

"Kalau ada gejala mengarah ke virus corona, mereka akan dibawa ke tempat karantina. Kalau sehat diperbolehkan pulang tapi harus isolasi mandiri selama 14 hari di rumah," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved