Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Satu Pasien Virus Corona di Gresik Meninggal, Jumlah Kasus Covid-19 Driyorejo Bertambah Jadi 6 Orang

Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik kembali bertambah satu orang, Kamis (7/5/2020).

Penulis: Willy Abraham | Editor: Elma Gloria Stevani
ounews.co
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik kembali bertambah satu orang, Kamis (7/5/2020).

Satu tambahan positif itu berasal dari Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Pasien ini disinyalir tertular pasien Covid-19 dan memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya.

"Saat ini sedang dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) Sidoarjo," kata juru bicara Satgas Covid-19 Pemkab Gresik drg Saifudin Ghozali, Kamis (7/5/2020).

Adanya data tambahan ini, menambah daftar baru kasus positif virus corona di Kecamatan Dryorejo, Kabupaten Gresik yang semula 5 orang kini menjadi 6 orang.

Jumlah pasien tersebut tersebar di empat desa.

Hasil Rapid Test Corona Tak Akurat, Gugus Tugas Jatim: Validitasnya 62,9 Persen

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI GTV ANTV Net TV Jumat 8 Mei 2020, Ada Film Triple 9 dan Man of Tai Chi

Harga Gabah dan Beras di Tingkat Penggilingan Turun, Wagub Emil: Tren Berulang Setiap Tahun

Desa Cangkir (1), Desa Petiken (1), Desa Karangandong (2) dan Desa Randegansari (2).

Selain itu, kabar duka juga kembali terjadi. Seorang pasien terkonfirmasi virus corona meninggal dunia.

Pasien ini berasal dari Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, kabupaten Gresik.

Pasien yang meninggal ini berasal dari klaster Surabaya.

Sehingga tinggal satu pasien berasal dari desa yang sama tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Beliau meninggal di salah satu Rumah Sakir Surabaya," tambah drg Saifudin Ghozali.

Pria yang juga menjabat sebagai Kadinkes Gresik itu mengatakan, tambahan satu pasien positif membuat jumlah kasus Covid-19 di Gresik mencapai 37 orang.

Dari 37 orang itu 8 orang sudah dinyatakan sembuh total, 23 orang sedang dirawat dan 5 meninggal dunia.

Hasil Swab Terakhir Belum Keluar, 4 Pasien Corona di Sumenep Madura Dalam Kondisi Sehat

Jurnalis di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Pendapat Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath

Tetap Siaga, BPBD Sampang Dirikan Posko Tanggap Bencana Hadapi Musim Hujan dan Musim Kemarau

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.135 orang, 265 dalam pantauan dan 868 telah selesai dipantau. Kemudian pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 158 pasien dengan rincian sebanyak 76 masih dalam pengawasan, 77 sembuh dan 5 meninggal.

"Paling parah Kecamatan Menganti delapan orang positif, kemudian disusul kecamatan Driyorejo, Manyar dan Kebomas ada enam orang positif," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved