Ramadan 2020

Cuti Lebaran Ditunda, ASN di Bangkalan Madura Dilarang Mudik Selama Pandemi Virus Corona

Perayaan Hari Raya Idul Fitri bagi para ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan kali ini tidak berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tribun Pontianak
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Perayaan Hari Raya Idul Fitri bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangkalan kali ini tidak berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini, semua ASN dituntut harus tetap bekerja dan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat.

"Kami mengimbau agar para ASN mematuhi larangan mudik pada lebaran tahun ini," tegas Bupati Bangkalan, RK Abd Latif Amin Imron (Ra Latif), Selasa (12/5/2020).

Dinilai Mampu, 526 Warga di Kota Mojokerto Batal Dapat Bantuan Sosial dan Diblokir

 

Update Corona di Gresik, Tambahan 4 Kasus Positif Covid-19, 1 Pasien Klaster Pedagang Ayam Sidowungu

Pergerakan Pemuda Relawan Penanganan Covid-19 Pamekasan Bagikan Air Mineral dan Masker ke Masyarakat

Imbauan RK Abd Latif Amin Imron itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 46/2020 tentang Perubahan Atas SE Menteri PAN-RB 36/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Kebijakan itu langsung dari Pemerintah Pusat untuk menekan penyebaran Covid-19. Kita harus taati dan ikuti bersama," jelasnya.

Selain larangan mudik, pemerintah juga merencanakan akan menggeser cuti bersama Hari Raya Idul Fitri  tahun ini ke akhir tahun 2020.

"Jika masa pedemi Covid-19 selesai sebelum akhir tahun 2020, maka cuti bersama akan di ganti akhir tahun 2020. Namun kita semua menunggu intruksi dari pemerintah pusat,” kata RK Abd Latif Amin Imron.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bangkalan Joko Supriyono menegaskan, pihaknya akan memberikan saksi terhadap para ASN yang melanggar larangan tersebut.

Nekat Kabur saat Ditangkap, Pencuri Motor Yamaha NMax Milik Kiai di Pamekasan Dihadiahi Timah Panas

Dokter di Kota Malang Positif Covid-19 dan Tergolong Orang Tanpa Gejala, Dirujuk ke Rumah Sakit

Aturan Baru PSBB Sidoarjo, Keluar Rumah Bawa Surat Keterangan dari RT/RW dan Pelanggar Jadi Relawan

"Mulai dari sanksi ringan, sedang dan berat. Untuk mempermudah pengawasan itu, kami telah melayangkan Surat Edaran Bupati ke semua OPD," tegas Joko.

Ia menambahkan, semua ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan yang akan bepergian harus mendapat ijin yang jelas dari masing-masing pimpinan OPD," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved