Breaking News:

Virus Corona di Bojonegoro

Dua Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Positif Virus Corona, Pasar Kini Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Sebanyak 86 pedagang Pasar Kota Bojonegoro reaktif berdasar hasil rapid test massal pada Kamis (7/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Pasar Kota Bojonegoro ditutup selama sepekan setelah rapid test 269 pedagang, 86 di antaranya dinyatakan reaktif, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Pasar Kota Bojonegoro kini menjadi klaster penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro.

Sebelumnya, sebanyak 269 pedagang Pasar Kota Bojonegoro mengikuti rapid test massal pada Kamis (7/5/2020).

Hasil rapid test menyatakan, 86 pedagang Pasar Kota Bojonegoro reaktif dan 11 di antaranya asal Kabupaten Tuban.

Bawa Pemudik ke Wilayah Madura, Tujuh Elf Ditilang Polisi Karena Langgar Aturan PSBB Surabaya

Harga Telur Ayam di Kota Malang Sempat Sentuh Angka  Rp 12.000 per Kilogram, Peternak Akui Merugi

Napi Asimilasi di Gresik Ini Kembali Berulah, Dicokok Polisi Menjelang Buka Puasa

Mendindak hal tersebut, Pemkab Bojonegoro segera melakukan tes swab terhadap 75 pedagang Pasar Kota Bojonegoro 

"Sudah diswab 75 pedagang yang dari Bojonegoro," kata Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

"41 pedagang sudah keluar hasilnya," sambung dia.

Anna menjelaskan, dari hasil swab 41 pedagang yang sudah keluar, dua pedagang dinyatakan positif Covid-19.

Pasien positif tersebut selanjutnya akan dilakukan perawatan di rumah sakit setempat.

Sedangkan untuk hasil swab yang 34 pedagang lainnya diperkirakan keluar pada hari ini (Rabu, red).

Pedagang di Pasar Kolpajung Pamekasan Berstatus PDP, Menolak Terima Perawatan di Rumah Sakit

"Hasil swab 45 pedagang hari ini sudah keluar, dua dinyatakan terpapar covid-19. Untuk yang 34 pedagang lainnya rencana swab keluar hari ini," pungkasnya.

Sekadar diketahui, untuk data sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Selasa (12/5/2020), status positif kumulatif terkonfirmasi tetap yaitu 15 orang.

Rinciannya 12 orang masih dirawat dan 3 meninggal dunia saat berstatus PDP.

Untuk yang 12 orang berasal dari Kecamatan Bojonegoro 3 orang, Trucuk 2 orang, Gondang 3 orang, Sumberejo, Kepohbaru, Purwosari dan Ngraho masing-masing 1 orang.

Sedangkan 3 yang meninggal dunia saat berstatus PDP yaitu pasien dari Balen, Bojonegoro dan Trucuk.

Dengan adanya tambahan 2 pedagang hari ini yang positif covid-19, maka jumlah kumulatif menjadi 17 orang.(nok)

Mayoritas Orang Tanpa Gejala Virus Corona di Jawa Timur Ada di Usia Produktif, Laki-Laki Mendominasi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved