PSBB di Sidoarjo

Posko Check Point di Jalan Protokol Sidoarjo Dikurangi saat PSBB, Pemerintah Maksimalkan Peran Desa

Sejumlah posko check point di jalan-jalan protokol Sidoarjo akan dihapus dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB tahap tiga.

TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Puluhan Pemuda yang terjaring dalam razia polisi di Sidoarjo saat jam malam PSBB Sidoarjo, Minggu (3/5/2020) dinihari. 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sejumlah posko check point di jalan-jalan protokol Sidoarjo akan dihapus dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB tahap tiga.

Menurut Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, sekitar setengah check point di jalan protokol bakal ditiadakan.

"Dipindah ke desa-desa dan perkampungan penduduk. Karena dalam PSBB tahap tiga ini, fokusnya di desa. PSBB berbasis desa," kata Nur Ahmad Syaifuddin setelah rapat pembahasan PSBB di Pendopo Sidoarjo, Selasa (26/5/2020).

Hari Pertama PSBB Tahap 3 di Kota Surabaya, Mal Tetap Buka dan Terapkan Protokol Kesehatan

Pemakaian Elpiji dan Listrik Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19, Konsumsi BBM di Jatim Anjlok

Kasus Positif Covid-19 di Kota Kediri dari Klaster Pabrik Rokok Tulungagung Bertambah 13 Orang

Petugas posko check point, termasuk aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, tenaga medis, dan sebagainya dialihkan ke desa-desa.

Selama PSBB tahap tiga, pemerintah lebih memaksimalkan peran desa. Aparat desa, Babinkamtibmas, dan Babinsa. 

"Pembatasan, penindakan pelanggaran, dan sebagainya dimaksimalkan di desa. Selain itu, edukasi juga dipusatkan di desa. Supaya masyarakat yang masih acuh atau tidak peduli juga bisa mendapat penyadaran dari lingkungan sekitarnya," urai pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sidoarjo tersebut.

Sekda Kabupaten Malang Kesal Mendapati ASN Tak Masuk Kerja Seusai Lebaran, Kepala Dinas Juga Tak Ada

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang, Kapolresta Sidoarjo Sebut Ada Strategi Baru, Maksimalkan Peran Desa

BREAKING NEWS - 2 Anak Berusia 4 Tahun di Pasuruan Tewas Terpanggang di Dalam Mobil

Dalam upaya penguatan fungsi desa dan kelurahan, disebutnya juga sedang dibahas mengenai refokusing anggaran. Bisa realokasi dari APBDes atau dari APBD.

Menurut Cak Nur, panggilan Nur Ahmad, pemberlakuan PSBB berbasis desa ini juga bisa dibilang sebagai persiapan menuju New Normal, alias normal baru di tengah wabah Covid-19.

Penulis: M Taufik
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved