Breaking News:

Virus Corona di Gresik

UPDATE CORONA di Gresik Selasa 26 Mei 2020, Ada Tambahan 2 Kasus, Satu Pasien dari Klaster Surabaya

Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik hingga hari Selasa, 26 Mei 2020 masih terus bertambah.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Petugas saat melakukan pengecekan suhu menggunakan thermal gun di wilayah perbatasan Gresik, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik hingga hari Selasa, 26 Mei 2020 masih terus bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunMadura.com, kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik bertambah menjadi 134 kasus.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, drg Saifudin Ghozali, mengatakan ada tambahan dua pasien positif Covid-19.

Salah seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster Surabaya.

"Hari ini kita ada tambahan dua konfirmasi positif Covid-19 dari Desa Kebomas, Kecamatan Kebomas dan Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo," terangnya, Selasa (26/5/2020).

Sementara, dua konfirmasi positif Covid-19 yang telah disebutkan merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

13 Pasien Positif Corona Klaster Pabrik Rokok Tulungagung Dirawat di RSUD Kilisuci Kota Kediri

Selama PSBB Sidoarjo Tahap 3, Sistem Ganjil Genap Bakal Diterapkan di Pasar Tradisional

UPDATE Corona di Sampang Madura Selasa 26 Mei 2020, Kasus Positif Covid-19 Capai 16, Jumlah Sembuh 4

"Satu dari klaster Surabaya dan yang satu masih dalam pendalaman tracing," paparnya.

Sebanya 134 pasien positif Covid-19 tersebar di 15 Kecamatan dari 18 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Gresik.

Dan pasien positif virus corona terbanyak ada di Kecamatan Menganti yakni, 38 orang.

Kemudian Driyorejo 26 orang dan Kebomas 23 orang.

Dua Kecamatan di Pulau Bawean masih 'hijau' tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bahkan positif Covid-19.

"Dari 134 pasien positif Covid-19 rinciannya 14 sembuh, 109 dirawat dan 11 meninggal," paparnya.

Diketahui hingga hari ini, jumlah OTG di Gresik berjumlah 245, orang dengan risiko (ODR) sebanyak 1132. Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) ada 1173 dan PDP sebanyak 222.

Polres Pasuruan Belum Bisa Pastikan Penyebab Kebakaran Mobil yang Sebabkan 2 Anak Tewas Terpanggang

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Jember Tutup Pasar Tradisional dan Swalayan

Satu Orang Napi Teroris di Lapas Lowokwaru Malang Dapat Remisi Lebaran, Bakal Bebas Akhir Bulan Mei

Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved