Breaking News:

Virus Corona di Sampang

32 TKI Ilegal asal Sampang Dipulangkan dari Malaysia di Tengah Pandemi Corona, Begini Kondisi Mereka

Sebanyak 32 Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) ilegal asal Kabupaten Sampang, Madura dipulangkan dari Malaysia.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Para TKI saat dilakukan pendataan di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, (6/6/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 32 Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) ilegal asal Kabupaten Sampang, Madura dipulangkan dari Malaysia.

Berdasarkan pantauan TribunMadura.com, 32 Tenaga Kerja Indonesia tiba di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura.

Mereka tiba pada hari Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 22.15 WIB dengan menggunakan transportasi berupa satu unit bus yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Terminal Baru Mojosari Mangkrak dan Kumuh, Sekarang Dipakai Sebagai Tempat Pembuangan Sampah Liar

LOGIN www.prakerja.go.id, Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 dan Panduan Swafoto, Bisa Lewat HP

PROMO JSM Alfamart Minggu 7 Juni 2020 dan PROMO JSM Indomaret 7 Juni 2020, Buruan Tinggal Hari Ini!

Para TKI saat dilakukan pendataan di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, (6/6/2020) malam.
Para TKI saat dilakukan pendataan di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, (6/6/2020) malam. (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Yulis Juwaidi mengatakan, puluhan TKI tersebut digiring oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan suhu badan menggunakan Thermo gun.

"Alhamdulillah dari 32 TKI yang tiba semalam suhunya di bawah 38 derajat sehingga langsung dipulangkan ke tempat tinggalnya masing-masing," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (7/6/2020).

Namun, sebelum dipulangkan para TKI diberi pembinaan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Sampang agar melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari sebab, mereka datang dari negara pandemi.

Ramalan Zodiak Minggu 7 Juni 2020, Taurus Sangat Sibuk, Cancer Punya Peluang Pindah ke Rumah Baru

Halal Bihalal DPW PKS Jatim, Sohibul Iman: Ekonomi Bisa Dibangkitkan, Nyawa Tak Bisa Dikembalikan

Tempat Nongkrong dan Pasar di Kota Malang Bakal Dijaga Satgas Gabungan saat Masa Transisi New Normal

Para TKI saat dilakukan pendataan di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, (6/6/2020) malam.
Para TKI saat dilakukan pendataan di Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jembatan Timbang Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, (6/6/2020) malam. (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Yulis Juwaidi menyampaikan, imbauan isolasi tersebut sudah ia tekankan terhadap para TKI, terlebih akan ada tindakan tegas berupa penjemputan paksa terhadap mereka bila diketahui keluyuran sebelum 14 hari masa isolasi.

"Kami tidak segan segan menjemput paksa jika tidak mengikuti arahan Tim Gugus Tugas, apalagi nantinya sampai terpapar covid-19, kami akan mengisolasinya di ruang isolasi Pemkab Sampang," tegasnya.

Lebih lanjut, terkait alasan kepulangan puluhan TKI ilegal itu di karenakan kondisi pemerintahan Malaysia semakin ketat dengan adanya pandemi Covid-19.

"Jadi semakin ketatnya kondisi di Malaysia menjadi alasan kepulangan para TKI," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved