Dokter di Sampang Positif Corona

Pelayanan Puskesmas Banyuates Sampang Ditutup Sepekan setelah Satu Dokter Terkonfirmasi Covid-19

Pelayanan Puskesmas Banyuates Kabupaten Sampang ditutup sementara hingga 23 Juni 2020 mendatang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi saat ditemui di Kantor Pemkab Sampang, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang menutup layanan Puskesmas Banyuates.

Hal itu dilakukan setelah dokter berinisial F di Puskesmas Banyuates terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) bersifat penting dari Dinas Kesehatan Sampang nomor 440/1167/434.203/2020, pelayanan Puskesmas Banyuates ditutup mulai Rabu (17/6/2020) hari ini.

BREAKING NEWS - Dokter di Sampang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bertugas di Puskesmas Banyuates

Dokter Puskesmas Banyuates Sampang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Kata Kepala Puskesmas

Dokter yang Positif Covid-19 Berdinas di Puskesmas Banyuates Sampang, Diduga Klaster Tempat Kerja

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, penutupan sementara pelayanan Puskesmas Banyuates dilakukan hingga 23 Juni 2020.

"Jadi untuk pelayanan kesehatan saat ini di alihkan ke puskesmas terdekat yaitu, Puskesmas Bringkoning," ujarnya.

Ia menambahkan, terkait para petugas yang melakukan isolasi secara mandiri tetap ditekankan untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah.

"Untuk pekerjaan yang bisa di selesaikan di rumah diharapkan dapat diselesaikan," tuturnya.

Mengintip Keistimewaan Uang Logam Rp 1000 Kelapa Sawit hingga Viral Dibanderol Seharga Puluhan Juta

Sementara, Kepala Puskesmas Banyuates Endang menyampaikan, pihaknya fokus melakukan tracing untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Tracing dilakukan terhadap semua pegawai Puskesmas Banyuates untuk menjalankan rapid tes.

Tidak hanya itu, pihaknya bersama Gugus Tugas Covid-19 Sampang melakukan penyisiran terhadap keluarga dokter F yang pernah melakukan kontak langsung.

"Jika nanti ada yang reaktif untuk langkah selanjutnya kita menunggu arahan dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang," pungkasnya.

Warga Malang Kini Mulai Berburu Emas Batangan hingga Perhiasan pada Masa Transisi New Normal

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved