Kesehatan

10 Manfaat Tidur Siang untuk Tubuh, Bikin Bahagia, Membuang Racun Hingga Mencegah Penyakit Kronis

Tidur siang dapat meningkatkan efisiensi kita di tempat kerja, menikmati kegiatan, dan kesejahteraan secara keseluruhan sepanjang hari.

Editor: Aqwamit Torik
freepik.com
Ilustrasi tidur siang 

Dalam penelitian terhadap lebih dari 1.000 peserta, 66% dari mereka yang tidur siang singkat (30 menit atau kurang) melaporkan merasakan kebahagiaan yang lebih besar daripada mereka yang tidur siang lebih lama (lebih dari 30 menit) atau tidak tidur sama sekali.

Harga HP Xiaomi Update Juni 2020, Mulai Redmi 8A Pro, Redmi Note 8, Redmi Note 9 Hingga Black Shark

Doa dan Zikir untuk Diamalkan Setiap Hari, Amalan Sunnah yang Punya Banyak Keutamaan

2. Meningkat kewaspadaan

Tidur siang selama 20-30 menit dapat meningkatkan kewapadaan jangka pendek menurut NSF.

Itu tidak akan membuat anda menjadi pemarah ataupun mengganggu tidur malam.

3. Mencegah kelelahan mental

Tidur siang dapat membalikkan kelebihan informasi dan melindungi otak dari kejenuhan mental menurut rilis berida dari National Institute of Health.

Subjek yang diizinkan untuk tidur siang selama 30 menit setelah melakukan dua dari empat sesi tugas visual di komputer dapat mencegah kemunduran kinerja mereka yang lebih lama.

Jadi, tidur siang cocok untuk kamu yang bekerja di depan komputer.

4. Menurunkan tekanan darah

Menurut siaran pers dari Perhimpunan Kardiologi Eropa, tidur siang tengah hari dapat menurunkan tingkat tenakan darah dan mengurangi jumlah obat antihipertensi yang diperlukan pada pria dan wanita dengan tekanan darah tinggi.

Pasien yang tidur selama 60 menit di tengah hari memiliki tekanan darah yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan pasien yang tidak tidur di siang hari.

Peneliti menambahkan, mereka menemukan bahwa tidur siang dikaitkan dengan tekanan darah yang menurun, penurunan TD yang meningkan di malah hari dan lebih sedikit kerusakan pada arteri dan jantung.

5. Meningkatkan memori

Para peneliti di Universitas Saarland di Jerman menguji teori daya tidur siang pada 41 siswa.

Mereka membagi kelompok menjadi dua, mengajar masing-masing 90 kata dan 120 pasangan kata yang tidak berhubungan (seperti "taksi susu"), kemudian membiarkan satu setengah tidur selama 45-60 menit, sementara yang lain menonton DVD.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved