Handoko Ngaku TNI Karena Enggan Bayar Nasi di Angkringan, Ternyata Gadungan, Terungkap Kejahatannya

Handoko, pria asal Semarang mengaku sebagai anggota TNI di hadapan warga. Saat itu, Handoko enggan membayar makanan. Ternyata TNI gadungan

Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock.com
Ilustrasi borgol 

TRIBUNMADURA.COM - Handoko, pria asal Semarang mengaku sebagai anggota TNI di hadapan warga.

Saat itu, Handoko enggan membayar makanan di sebuah angkringan.

Ternyata, Handoko bukan merupakan anggota TNI alias gadungan.

Kini, Handoko diamankan oleh kepolisian setempat.

Polsek Semarang Tengah menangkap Handoko (35) pelaku pencurian sepeda motor spesialis warung makan.

Pekerja Luar Kota Surabaya Wajib Kantong Surat Bebas Covid-19, Ada Pengecualian Bagi Kategori ini

Millendaru Dicecar Pertanyaan oleh Ashanty, Mulai dari Penampilan Hingga Operasi Kelamin: Potong?

Anak Perempuan 9 Tahun di Kota Blitar Positif Virus Corona, Tak Punya Keluhan Sakit Mirip Covid-19

Handoko warga RT 7 RW 3 Dusun Gondang Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.

Kejahatan Handoko terungkap bermula saat makan nasi di angkringan namun tidak membayar.

Trik yang digunakan Handoko terlihat garang.

Yakni dengan mengaku anggota TNI dan menunjukan senjata api jenis softgun.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Deni Eko Prasetyo mengatakan, sebelum ditangani pihaknya Handoko diamankan oleh Polsek Semarang Utara.

Pasalnya tersangka makan tidak mau bayar di angkringan kawasan Kota Lama, Kamis (16/7/2020) malam.

Berhubung lokasi kejadian di Semarang Tengah, pelaku digelandang ke Polsek Semarang Tengah.

Hasil pengembangan sementara ternyata pelaku melakukan serangkaian pencurian sepeda motor yang dilakukan di beberapa wilayah di Kota Semarang.

"Total ada lima korban dengan sasaran pedagang warung makan,

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved