Breaking News:

Berita Sampang

Dalam Sehari, Dua Lahan Gambut dan Bambu di Desa Kaso'an Kecamatan Sampang Madura Terbakar

Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sampang, Madura harus benar-benar bekerja dengan ektra selama musim kemarau.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Sampang saat melakukan upaya pemadaman di lahan bambu milik Rokayyeh warga Desa Kaso'an Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, (1/9/2020) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sampang, Madura harus benar-benar bekerja dengan ektra selama musim kemarau.

Pasalnya, akan sering terjadi kebakaran lahan gambut dan bambu.

Dalam sehari si jago merah tidak segan-segan membakar dua lahan gambut dan bambu di lokasi berbeda.

Kebakaran lahan gambut dan bambu terkadi di Desa Kaso'an, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.

KPU Sumenep Belum Terima Rekomendasi Temuan Bawaslu, Imam Syafii: Kami Sudah Berikan Saran Perbaikan

Watak Asli Ariel Noah yang Jarang Tersorot Dikuak Luna Maya, Feni Rose Terkejut Sampai Tertawa

Penjelasan Kapolres Malang Tak Beri Izin Keramaian Pertandingan Sepakbola Saat Pandemi Covid-19

Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Sampang saat melakukan upaya pemadaman di lahan bambu milik Rokayyeh warga Desa Kaso'an Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, (1/9/2020) kemarin.
Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Sampang saat melakukan upaya pemadaman di lahan bambu milik Rokayyeh warga Desa Kaso'an Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, (1/9/2020) kemarin. (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Cerita Sahabat Lina Soal Hubungan Sule dan Nathalie Holscher, Diky Ungkap 1 Fakta: Bukan Settingan

Giliran KIPP Jatim Laporkan Wali Kota Risma ke Bawaslu Surabaya, Dinilai Menyalahi Aturan Pilkada

Rizky Billar Blak-blakan Cemburu Lihat Lesty Kejora dan Hari LIDA, Ungkap Kekesalan: Lebay Banget

Kasi Ops Damkar Satpol PP Sampang, Maftuh Fathorrohman mengatakan, kebakaran pertama terjadi sekitar 07.20 WIB (1/10/2020) kemarin, di lahan gambut dan bambu milik Rokayyeh.

Munculnya api bermula dari lahan bambu yang diduga ada seseorang yang sengaja membakarnya.

Berhubung kondisi daun dan ranting mengering karena musim kemarau serta kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan merembet ke lahan gambut.

Akibatnya, lahan gambut dan enam koren (rumpun) bambu hangus te bakar.

"Pada kejadian pertama respon kami ke lokasi sekitar lima menit dan api sudah membersar, sekitar 8.45 WIB api berhasil kami padamkan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (2/10/2020).

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved