Breaking News:

Demo Penolakan Omnibus Law di Sumenep

1 Anggota Polisi Terluka Imbas Ricuh Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sumenep, Mahasiswa Diamankan

Demonstrasi penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja kembali digelar oleh mahasiswa di Kabupaten Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Salah satu anggota polisi terluka setelah kena lemparan batu saat pengamanan di depan Kantor DPRD Sumenep, Senin (12/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Demonstrasi penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja kembali digelar oleh mahasiswa di Kabupaten Sumenep.

Kali ini aksi penolakan itu datang dari dua organisasi Cipayung yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Senin (12/20/2020).

Pantauan TribunMadura.com saat massa aksi mulai memanas di pintu utara kantor DPRD Sumenep, adu mulut dan kontak fisik terjadi hingga terlihat seorang anggota polisi terluka akibat terkena lemparan batu.

Baca juga: Tak Ditemui Direktur hingga Minta Kejelasan Soal Penolakan Pasien BPJS, Pendemo Segel RS di Sampang

Baca juga: Pembelaan Gading Marten saat Gisel Disalahkan Cari Pengganti Suami: Jangan Jelek-jelekin Ibu Gempi

Baca juga: BREAKING NEWS: Mahasiswa PMII dan GMNI Sumenep Gelar Unjuk Rasa Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Hal ini terjadi akibat ada gesekan antara pihak kepolisian dengan massa aksi yang memaksa masuk ke dalam kantor DPRD untuk menggeledah ruangan langsung, sebab kabar yang diterima peserta aksi, tak satupun anggota DPRD Sumenep yang masuk kantor.

Orasi terus dilakukan sambil menunggu kepastian ada tidaknya anggota dewan, bahkan negosiasi juga dilakukan oleh mahasiswa dengan aparat kepolisian untuk mengecek langsung ke ruang kerja anggota dewan.

Karena permintaan massa harus masuk semua, akhirnya peserta aksi tetap mendapat pengamanan ketat di pintu utara kantor DPRD Sumenep.

"Memang benar anggota kita (polisi) luka karena lemparan batu," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas.

Untuk diketahui sebelumnya, massa PMII dan GMNI Cabang Sumenep ini lakukan unjuk rasa di depan kantor PT Garam (Persero) Kalianget pada pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Nikita Mirzani Terima Ancaman dari Pendukung Puan Maharani, Iwan Fals: Wah Repot Kalau Jin Udah Ikut

Baca juga: Takut Hasilnya Reaktif Covid-19, Semua Karyawan PT Tanjung Odi Sumenep Menolak Ikut Rapid Test

Baca juga: Karyawan Menolak Ikut Rapid Test, PT Tanjung Odi Sumenep: Jangan Sampai Seperti Lingkaran Setan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved