Breaking News:

Berita Pamekasan

Polemik Jenazah Pasien Covid-19 di Pamekasan Dibawa Pulang Paksa hingga Pembakaran Baju Hazmat

Pemakaman jenazah pasien yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 terus saja menuai polemik di berbagai kabupaten atau kota di Indonesia.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ilustrasi prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura beberapa bulan lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemakaman jenazah pasien yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 terus saja menuai polemik di berbagai kabupaten atau kota di Indonesia.

Seperti halnya, polemik pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang pernah terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura

Beberapa bulan lalu, sempat terjadi insiden pembakaran baju Hazmat dan pengambilan jenazah pasien Covid-19 secara paksa.

Informasi ini, TribunMadura.com peroleh dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dr Achmad Marzuki, Jumat (6/11/2020).

Ia menceritakan perihal sejumlah polemik yang dirasakan oleh petugas medis yang menangani pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Pamekasan.

Kata dia, beberapa bulan lalu sempat terjadi insiden pembakaran baju Hazmat di Desa Sopa'ah, Kecamatan Pademawu, dan Kecamatan Tlanakan.

Kronologinya, bermula dari ketika ada seorang pasien asal warga setempat yang meninggal dalam keadaan terinfeksi Covid-19.

Kala itu, pemakaman jenazah pasien Covid-19 ini akan ditangani oleh tim petugas penguburan dari rumah sakit Pamekasan.

Namun pihak keluarga justru menolak.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved