Mengalami Pusing Setelah Makan? Ternyata Begini Penyebabnya, Simak Juga Cara Mengatasinya
Mengalami pusing setelah makan tentu membuat tubuh terasa tidak nyaman. Ternyata ada penyebab mengapa pusing setelah makan bisa terjadi.
TRIBUNMADURA.COM - Mengalami pusing setelah makan tentu membuat tubuh terasa tidak nyaman.
Sebab, perut yang terasa penuh ditambah kepala yang pusing menjadi kondisi yang cukup mengganggu.
Ternyata ada penyebab mengapa pusing setelah makan bisa terjadi.
Simak juga cara mengatasi pusing setelah makan.
Pusing setelah makan, Anda pernah mengalaminya?
Bila iya, kondisi tersebut terasa sangat mengganggu.
Baca juga: VIRAL Chat Wanita dengan Mantannya yang Suka Minta-Minta, Alasan di PHK Hingga Minta Pulsa dan Rokok
Baca juga: Download Lagu MP3 Piye Kabarmu Sayang Safira Inema, Dangdut Koplo Populer, Ada Lirik dan Chord Gitar
Baca juga: Ledakan Kasus Covid-19 di Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, Desa Rejoagung Mengandalkan Relawan
Sebab, tubuh dipaksa tidak sempat menikmati rasa nyaman saat perut sudah kenyang setelah indra perasa dimanja.
Jenis sakit kepala ini bisa jadi ciri-ciri penyakit darah rendah atau hipotensi postprandial.
Dilansir dari Healthline, tekanan darah adalah kekuatan aliran darah yang menuju dinding pembuluh darah arteri.
Kadar tekanan darah bisa berubah-ubah sepanjang hari, tergantung jenis kegiatan.
Olahraga bisa meningkatkan tekanan darah sementara.
Sebaliknya, tidur bisa menurunkan tekanan darah.
Sementara tekanan darah turun setelah makan atau hipotensi postprandial jamak dialami kalangan orang lanjut usia atau lansia.
Sekitar sepertiga lansia mengalami pusing setelah makan.
Pusing setelah makan dapat membuat penderita pingsan dan mengalami komplikasi serius.