Breaking News:

Virus Corona di Malang

Kelabui Petugas dengan Matikan Lampu dan Tutup Pagar, Sebuah Kafe di Lowokwaru Kota Malang Disegel

Ternyata, masih ada modus dari pemilik kafe di Malang kelabui petugas yang sedang patroli dengan mematikan lampu kafe dan menutup rapat pagar kafe. 

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menegur salah satu pengelola kafe yang melanggar jam malam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (16/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pada masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kota Malang, diberlakukan batas jam malam pukul 20.00 WIB.

Ternyata, masih ada modus dari pemilik kafe untuk kelabui petugas yang sedang patroli dengan mematikan lampu kafe dan menutup rapat pagar kafe

Modus seperti itu diketahui di salah satu kafe yang berada di Jalan Raya Bukirsari, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yakni kafe Hegemoni Kopi pada hari Sabtu (16/1/2021) malam.

Baca juga: 11 Dusun di Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terlengkap Minggu 17 Januari 2021, Scorpio Butuh Pendekatan, Aquarius Sensitif

Baca juga: Bupati Banyuwangi Ziarah ke Makam Syekh Ali Jaber: Beliau Sosok yang Peduli pada Anak-anak Tunanetra

Baca juga: Promo Superindo Minggu 17 Januari 2021, Ada Diskon Deterjen, Minyak Goreng dan Ayam di Hari Terakhir

Operasi gabungan PPKM bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Malang yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji tersebut langsung meninjau kafe Hegemoni Kopi yang tidak disangka di dalamnya terdapat puluhan pemuda-pemudi sedang asyik nongkrong tanpa menghiraukan protokol kesehatan

Walikota Malang, Sutiaji merasa geram dan kecewa terhadap pengelola kafe atas kejadian tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berubah. Tapi di sisi lain, masih banyak kejadian seakan - akan kita kucing - kucingan. Seperti saya lihat disini (kafe Hegemoni Kopi), tidak pakai protokol Covid 19 untuk tempat duduknya. Lalu yang kedua, bukanya hingga pukul 23.00 WIB. Ketiga, kami seperti ditipu, dimana lampu dimatikan semuanya dan pagarnya ditutup," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Karena telah secara jelas melanggar protokol kesehatan dan PPKM, maka pihaknya memberikan tindakan tegas kepada kafe tersebut.

"saya minta untuk Satpol PP menyegel ini (kafe Hegemoni Kopi). Jadi saya nutup itu tidak pandang bulu. Kalau kami temukan sesuai dengan kriterianya atau kaidah - kaidah hukum, maka akan kami tindak," tegasnya.

Untuk penyegelan tempat usaha kafe Hegemoni Kopi sendiri, diberlakukan mulai tanggal 16 Januari sampai 30 Januari 2021. Sehingga dengan penyegelan tersebut, kafe Hegemoni Kopi tidak diijinkan beroperasional selama 14 hari.

Sebagai informasi selain melakukan penyegelan terhadap kafe Hegemoni Kopi, pihak Satpol PP Kota Malang juga memberikan BAP (sanksi administrasi tertulis) kepada lima tempat usaha yang melanggar jam malam PPKM dan protokol kesehatan Covid 19.

Sutiaji mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan patroli dan menerapkan zero tolerance kepada seluruh pengelola tempat usaha, yang masih membandel dan tidak mengindahkan aturan - aturan yang telah berlaku.

"Kami keliling itu bukan menjadi musuh masyarakat tapi sayang kepada masyarakat. Oleh karenanya kami (terapkan) zero tolerance. Seperti pada Jumat kemarin, kami tutup satu kafe, dan pada hari ini ada yang kami tutup. Dan tidak menutup kemungkinan, operasi selanjutnya ada yang kami tutup. Jadi kami tidak tebang pilih," tandasnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Minggu 17 Januari 2021, Leo Pesaing Merusak Reputasi, Scorpio Raih Kesuksesan

Baca juga: Pengendara Motor Magetan yang Sedang Mabuk Tabrak Mobil dari Arah Berlawanan, Sempat Melaju Zigzag

Baca juga: Cek Daftar Siswa Penerima Bantuan PIP di pip.kemdikbud.go.id, Simak Cara Daftar dan Cairkan Bantuan

Baca juga: Cara Daftar BLT Ibu Hamil dan Anak Usia Dini agar Dapatkan Bantuan PKH Total Rp 6 Juta dari Kemensos

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved