Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Kasus Covid-19 di Kota Madiun Melonjak Drastis, Hari Ini Bertambah 60 Kasus Positif Virus Corona

Kasus Covid-19 di Kota Madiun semakin bertambah. Tak tanggung-tangung, dalam sehari pada Jumat (22/1/2021) terjadi penambahan sebanyak 60 kasus.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Wabah Virus Corona 

Penulis: Rahadian Bagus l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Kasus Covid-19 di Kota Madiun semakin bertambah. Tak tanggung-tangung, dalam sehari pada Jumat (22/1/2021) terjadi penambahan sebanyak 60 kasus.

"Hari ini terjadi penambahan sebanyak 60 orang, sehingga kasus Covid-19 di Kota Madiun menjadi 844 orang, dengan posisi 523 orang sembuh, 191 orang isolasi mandiri, dan 58 orang meninggal dunia," kata Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Madiun, R Juvita Rosa.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 1.056 dalam Sehari, Trenggalek Penyumbang Terbanyak Kasus Positif

Baca juga: Selama 9 Hari Kasus Positif di Bangkalan Bertambah 190 Orang, 3 Kecamatan Kembali Masuk Zona Merah

Baca juga: PPKM Dilanjutkan Meski Positif Corona di Malang Melandai, Wagub Emil: Kurangi Angka Kasus Covid-19

Baca juga: Curiga Mobil Goyang di Depan Pasar, Oknum ASN Sampang dan Selingkuhan Digerebek Warga, Diduga Mesum

Penambahan kasus tersebut berasal dari Kelurahan Banjarejo, Kelurahan Demangan, Kelurahan Josenan,  Kelurahan Kanigoro, Kelurahan Kartoharjo, Kelurahan Klegen, Kelurahan Manisrejo, Kelurahan Mojorejo Oro-Oro Ombo 1, Kelurahan Pandean,  Kelurahan Pangongangan, Patihan, Kelurahan Sogaten, Kelurahan Taman.

Seiring dengan semakin banyaknya pasien Covid-19, Wali Kota Madiun, Maidi, mengajak masyarakat agar disiplin protokol kesehatan.

Baca juga: Download Lagu MP3 Dusk Till Dawn Zayn Malik feat Sia Lengkap Terjemahan Indonesia, Viral di TikTok

Sebab saat ini, dokter dan perawat mulai kewalahan menangani pasien yang terus bertambah. 

Selain kasus yang semakin bertambah, banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

Mereka juga harus isolasi dan tidak bisa bekerja, sehingga tenaga medis dan kesehatan semakin terbatas. 

‘’Karena kasus semakin banyak, dokter dan perawat semakin banyak yang dilibatkan dalam penanganan Covid-19. Saya tidak ingin, orang yang sakit bukan Covid-19 jadi tak terlayani maksimal. Ini harus jadi renungan kita bersama. Taati aturan dan ikuti anjuran pemerintah. Jangan maunya sendiri,’’ imbuhnya.

Baca juga: Curi Sepeda Motor Petani asal Tulungagung, Sepasang Kekasih Digelandang Polisi, Begini Kronologinya

Baca juga: Rizky Febian Akui Mental Putri Delina Sempat Down Akibat Dituding Rampas Warisan Ibunya: Jatuh Sakit

Baca juga: Rizky Febian Khawatir Dampak Konflik Warisan pada Kehidupan Adik-adiknya, Anak Sule: Sok Mau Berapa?

Baca juga: INFO TERBARU! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Lewat Link www.prakerja.go.id, Begini Caranya

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved