Breaking News:

Berita Sampang

Kasus 'Mobil Goyang' dan Perselingkuhan, Oknum ASN di Sampang Masih Bekerja dan Bakal Diberi Sanksi

Pelaku berinisial IR sebagai ASN di Kabupaten Sampang melakukan hubungan terlarang dengan seorang perempuan yang ternyata juga sudah bersuami.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Kasus mobil goyang yang diparkir di pasar sapi, Sampang, mobil Daihatsu Luxio dan Honda CRV terparkir 

Reporter: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pelaku perbuatan mesum dalam mobil di Kabupaten Sampang ditetapkan menjadi tersangka.

Pelaku berinisial IR sebagai ASN di Kabupaten Sampang melakukan hubungan terlarang dengan seorang perempuan yang ternyata juga sudah bersuami.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang masih belum memberikan sanksi terhadap oknum ASN bidan Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Baca juga: Soal Dugaan Penyebab Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, KNKT: Satu Mesin Mati, Pesawat Masih Bisa Terbang

Baca juga: SHIO Jelang IMLEK, Kamis 11 Februari 2021: Shio Tikus Perlu Olahraga, Shio Ular Mudah Tersinggung

Baca juga: 9 Pemilik Shio Kurang Beruntung Kamis 11 Februari 2021, Hati-hati Penipuan dan Gangguan Kesehatan

Baca juga: 7 Poin Penting PPKM Mikro di Bangkalan, WFH Sebanyak 50 Persen Pegawai hingga Pembelajaran Online

Sebelumnya, IR telah melanggar hukum dengan cara berselingkuh dan berbuat mesum di dalam mobil yang terparkir di depan Pasar Kamisan Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, Madura.

Pelaksana Tugas (Plt) BKPSDM Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, bahwa setiap ASN yang melangar hukum pasti akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Namun, untuk menerapkan sanksi pihaknya menunggu dasar yang kuat, yakni menunggu putusan pengadilan.

"Untuk memberikan sanksi, kita harus menunggu putusan pengadilan seperti apa, kalau sudah dikatahui tinggal memutuskan sesuai peraturan ASN," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (11/2/2021).

Sembari menunggu putusan tersebut kata Arif Lukman Hidayat, jika saat ini IR sudah aktif masuk kerja tanpa dikenakan sanksi apapun.

"Yang bersangkutan sudah masuk kerja seperti biasanya, belum diberlakukan sanksi apapun," terangnya

Untuk diketahui, oknum bidan berinisial IR bersama pasangannya T tersebut diamankan oleh Polsek Ketapang pada 21/1/2021, sore hari dan kasusnya dilimpahkan ke Polres Sampang.

Akibat dari perbuatannya, kedua pelaku disangkakan pasal 284 KUHP tentang perzinahan sebagai perbuatan persetubuhan dengan ancaman kurungan sembilan bulan.

Namun, keduanya tidak ditahan oleh Polres Sampang hanya di wajibkan lapor dua kali seminggu yakni, Senin dan Kamis.

Baca juga: KNKT Rilis Laporan Awal Penyebab Sriwjaya Air SJ 182 Jatuh, Pengamat: Tunggu Cockpit Voice Recorder

Baca juga: Hari Ini Indomaret Diskon Gede-gedean Menyambut Valentine, Serbu Promo SilverQueen Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Sebelum 18 Februari 2021! Dapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta dan Cek eform.bri.co.id/bpum agar Cair Cepat

Baca juga: Awali Pagi dengan Doa dan Dzikir yang Dicontohkan Rasulullah SAW, Jadi Pembuka Rezeki dan Keberkahan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved