Breaking News:

Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Harap Pemuda Miliki Potensi Visioner, Perwajahan Masa Depan Bangsa di Tangan Pemuda

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan beberapa gagasannya saat menjadi pemateri dalam acara Sarasehan Kepulauan, Kamis (4/3/2021).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kiri) saat menyampaikan gagasannya dalam acara 'Menggali Sumber Daya Perekonomian Madura, Madura Raya Go Provinsi Layak Atau Tidak' di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (4/3/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan beberapa gagasannya saat menjadi pemateri dalam acara Sarasehan Kepulauan di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (4/3/2021).

Ia mengatakan, perwajahan masa depan Pamekasan dan Indonesia, bisa dilihat dari potensi yang dimiliki anak muda saat ini. 

Kata dia, jika potensi yang dimiliki pemuda Indonesia di masa sekarang visioner, maka masa depan bangsa juga akan visioner.

Namun, bila potensi yang dimiliki pemuda Indonesia di masa sekarang tidak visioner, maka masa depan bangsa juga akan tidak visioner.

Baca juga: Tarif Kencan PSK asal Bondowoso di Warkop Depan SMAN 3 Pamekasan Rp 250 Ribu, Sudah 5 Kali Dibooking

Baca juga: Dua Pria Sumenep Asyik Pesta Sabu di Rumah, Tak Sadar Gelagatnya Diintai Polisi, Endingnya Dicokok

Baca juga: Sejumlah Wartawan Mendadak Demam Jelang Divaksin, 100 Ampul Vaksin di Bangkalan Terpakai 37 Sasaran

Baca juga: BREAKING NEWS - Viral Video Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Bangkalan, Ada Luka di Bagian Perut

"Karena anak muda yang belum menempati pos pos strategis suatu saat akan menempati pos itu," kata Baddrut Tamam dihadapan puluhan tamu undangan.

"Bonus demografi yang disampaikan tadi bisa menjadi keuntungan luar biasa bagi kita, tetapi di sisi lain bisa menjadi musibah jika kita tidak siap untuk mengisi pembangunan dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini juga menyampaikan, pola pemerintahan di Indonesia dan Pamekasan secara khusus saat ini, harus keluar dari kebiasaan lama menuju kebiasaan baru. 

Menurut dia, meskipun nantinya hal kebaruan itu awalnya akan mendapat pertentangan dari berbagai pihak lantaran keluar dari hal yang biasa tersebut. 

Namun, pola itu harus tetap dilakukan demi kebaikan dan kemajuan bangsa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved